• Rabu, 7 Desember 2022

Kabid Humas Polda Papua: Pendukung Bupati RHP Minta Pendatang Tinggalkan Kobakma

- Rabu, 13 Juli 2022 | 12:18 WIB
Kombes Pol Ahmad Musthofa (Istimewa)
Kombes Pol Ahmad Musthofa (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa mengatakan warga pendatang di Kobakma Ibu Kota kabupaten Mamberamo Tengah memilih mengungsi ke Jayawijaya karena diancam simpatisan RHP.

Mathofa  menjelaskan warga pendatang diminta meninggalkan kota Khobakma. Karena Bupati Mamberamo Tengah Ricky Ham Pagawak (RHP) ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap dan gratifikasi.

Kabid Humas, mengatakan, penolakan itu juga diwarnai seruan agar warga pendatang di Kobakma, Ibu Kota Mamberamo Tengah meninggalkan wilayah itu.

Baca Juga: PTUN Hukum Gubernur DKI Jakarta Turunkan UMP Jadi Rp4,5 Juta

"Atas adanya seruan dari massa tersebut  masyarakat pendatang yang tinggal di sekitaran Kobakma Kabupaten Mamberamo Tengah memilih untuk mengungsi ke Kabupaten Jayawijaya yang dianggap lebih aman," kata Kombes Kamal di Mapolda Papua, Minggu (10/7/2022).

Kamal mengatakan sejumlah massa aksi awalnya melakukan pemalangan.

 Namun belakangan mereka juga meminta warga pendatang termasuk aparat sipil negara (ASN) untuk segera keluar meninggalkan wilayah itu.

Akibatnya warga pendatang memutuskan mengungsi menyusul aksi demo massa pendukung Bupati Ricky Ham Pagawak tersebut.

 Disebutkan bahwa warga mulai 'minggat' dari Memberamo Tengah sejak Sabtu (9/7) pagi.

Baca Juga: Di Malaysia Harga BBM Sejenis Pertamax Lebih Murah Dibanding Pertalite di Indonesia

Warga dilaporkan membawa barang dan keluar dengan menggunakan beberapa pic up. Bahkan mereka juga membawa hewan peliharaannya.

Kamal mengungkapkan massa aksi pada dasarnya menolak penetapan tersangka yang dilakukan KPK terhadap Ricky Ham Pagawak.

Namun penolakan itulah yang diwarnai dengan aksi meminta warga pendatang pergi.

"Penyampaian aspirasi dilakukan secara bergantian yang intinya menolak keputusan KPK RI atas penetapan RHP sebagai tersangka dalam kasus suap dan gratifikasi," jelas Kamal.

Kendati demikian, Kamal mengklaim sampai saat ini situasi di Mamberamo tengah aman dan kondusif untuk perdagangan pasar dan pertokoan. Namun semua perkantoran sementara dalam keadaan tutup.

Warga Pendatang  telah mengungsi sejak beberapa hari lalu." Pokoknya sebelum Idul Adha," kata sumber lain.

Untuk mengantisipasi situasi saat ini personel gabungan TNI-Polri terus meningkatkan patroli di wilayah Kota Kobakma.

"Personel gabungan terus meningkatkan patroli dan imbauan kepada masyarakat untuk tetap bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas di Kabupaten Mamberamo tengah tetap aman dan kondusif. Serta tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat," ujar Kamal. ***

Sumber: Humas Polda Papua

Baca Juga: Lirik Lagu Ole Sio  Dari Maluku

Baca Juga: Sepasang Kekasih Setengah Telanjang Tertangkap Kamera Sedang Berhubungan Seks di Atas Motor Sedang Jalan

Baca Juga: Putra Siregar Pecahkan Rekor Muri Kurban Terbanyak Dari Dalam Penjara

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Akhir Tahun, UNS Solo Tambah Empat Guru Besar Baru

Selasa, 6 Desember 2022 | 07:07 WIB
X