• Kamis, 8 Desember 2022

Ada 2.700 Lokasi PETI Tersebar di Indonesia, Memicu Kerusakan Lingkungan serta Terjadinya Konflik Horisontal

- Rabu, 13 Juli 2022 | 07:43 WIB
Logo Kementerian ESDM
Logo Kementerian ESDM

Pada umumnya lahan bekas PETI dengan metode tambang terbuka yang sudah tidak beroperasi meninggalkan void dan genangan air sehingga lahan tersebut tidak dapat lagi dimanfaatkan dengan baik.

Seluruh kegiatan PETI tidak memiliki fasilitas pengolahan air asam tambang, sehingga genangan-genangan air serta air yang mengalir di sekitar PETI bersifat asam. Ini berpotensi mencemari air sungai.

"Bahaya lain yang ditimbulkan PETI adalah batu bara yang terekspos langsung ke permukaan berpotensi menyebabkan swabakar, sehingga dalam skala besar berpotensi menyebabkan kebakaran hutan," kata Sunindyo dilansir laman Kementerian ESDM.

Pelaksanaan PETI juga umumnya mengabaikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Banyak terjadi pelanggaran seperti menggunakan peralatan yang tidak standar, tidak menggunakan alat pengamanan diri (APD), tidak adanya ventilasi udara pada tambang bawah tanah, dan tidak terdapat penyanggaan pada tambang bawah tanah. ***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Edukasi Terkait Ular dan Gigitannya

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:39 WIB

DKI Siap Bantu Pembangunan Tambahan Masjid Istiqlal

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:38 WIB
X