• Sabtu, 1 Oktober 2022

Konten Kreator Diharapkan Beri Karya Kreatif Dan Inovatif

- Rabu, 6 Juli 2022 | 22:26 WIB
Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid sebagai keynote speaker.
Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid sebagai keynote speaker.

SUARAKARYA.ID: Perkembangan teknologi yang pesat dan hadirnya media baru menuntut seorang konten kreator untuk bisa memiliki kemampuan literasi digital yang berbeda dari biasanya. Di samping itu, para pembuat konten ini diharapkan bisa memberikan hasil pemikirannya yang kreatif dan inovatif untuk mengeksplorasi berbagai produk dan jasa yang beragam.

Demikian mengemuka dalam webinar Ngobrol Bareng Legislator bertajuk Konten Kreator Dalam Industri Kreatif di Indonesia, yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (6/7/2022). Webinar via zoom yang diselenggarakan DPR bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (KemenKominfo) diikuti 250 mahasiswa dari wilayah Sumatera Utara dan sebagian wilayah Jabodetabek menghadirkan Ketua Komisi 1 DPR, Meutya Hafid sebagai keynote speaker, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan dan Conten Creator, Al Ghazali sebagai narasumber.

Menurut Meutya Hafid, profesi konten kreator di Indonesia saat ini sangat masif, apalagi Indonesia merupakan negara dengan salah satu pengguna internet terbesar di dunia.

Baca Juga: Ketua DPD RI Beri Apresiasi Keberhasilan Petani Buncis Bandung Tembus Pasar Internasional

"Kontent kreator seperti selebgram, youtuber, beauty vlogger di Indonesia saat ini sangat masif, para pembuat konten ini bisa memberikan hasil pemikirannya yang kreatif dan inovatif untuk mengeksplorasi berbagai produk dan jasa yang beragam," terangnya.

Politisi perempuan Partai Golkar itu mengatakan di era digital saat ini, generasi produktif (generasi milenial hingga generasi Z) yang mendominasi populasi sekitar 54 persen dari total populasi mulai menyalurkan dan mengembangkan ide-ide kreatif untuk disalurkan menjadi sebuah konten dan menjadi konten kreator.

Di tempat yang sama, Dirjen Aptika Kemenkominfo, Semuel A Pangerapan mengatakan kehadiran pandemi Covid-19 di tengah pesatnya perkembangan teknologi telah mengubah cara masyarakat dalam beraktivitas dan bekerja. "Kehadiran teknologi sebagai bagian dari kehidupan di masyarakat inilah yang mempertegas bahwa kita sedang menghadapi era disrupsi teknologi," ujarnya.

Baca Juga: Malaysia Masters 2022; Hafiz/Serena Dan Gregoria Juga Melenggang Ke Babak Kedua

Untuk menghadapi hal tersebut, lanjut Semuel, dibutuhkan kerja sama masyarakat dalam mewujudkan agenda transformasi digital di Indonesia.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

UU PPRT, Landasan Perlindungan Pekerja Rumah Tangga

Sabtu, 1 Oktober 2022 | 00:58 WIB

Ini Cara Mempersiapkan Rencana Keuangan Untuk Masa Senja

Jumat, 30 September 2022 | 18:17 WIB
X