• Jumat, 9 Desember 2022

 81 Persen Kasus Covid 19 di Indonesia Adalah Subvarian Omicron BA.4 Dan BA.5

- Senin, 4 Juli 2022 | 23:19 WIB
Menteri  Kesehatan RI  Budi Gunawan Sadikin (Istimewa)
Menteri Kesehatan RI Budi Gunawan Sadikin (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden Jakarta mengatakan sebanyak 81 persen kasus Covid 19 di Indonesia adalah subvarian Omicron BA.4 dan BA.5.

Menteri Kesehatan melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan  Covid 19 melaporkan laju kasus harian terkonfirmasi positif Covid 19 di Indonesia bertambah 1.434 orang.  Hingga Senin siang dengan kasus terbanyak di DKI Jakarta sebanyak 737 kasus.

Menteri Kesehatan menerima laporan Satgas Penanganan Covid 19 di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Indonesia Pemilik Perairan  Natuna Utara, China Gigit Jari

 Menyebutkan dengan penambahan tersebut maka akumulasi kasus konfirmasi positif.  Sejak pandemi terjadi di Indonesia pada Maret 2020 berjumlah 6.095.351 kasus.

Secara nasional Provinsi  penyumbang laju kasus konfirmasi di tingkat adalah Jawa Barat sebanyak 255 kasus.

Banten 179 kasus. Jawa Timur 92 kasus. Bali 65 kasus serta Jawa Tengah 47 kasus.

Pada kasus aktif, dilaporkan menurun 443 kasus. Sehingga total menjadi 16.476 kasus.

Baca Juga: Lirik Lagu-lagu Daerah Papua  Terkandung Pendidikan Dan Nasehat

Jumlah orang yang sembuh dari Covid 19 juga mengalami penambahan sebanyak 1.868 orang.

 Sehingga total kesembuhan secara nasional menjadi 5.922.117 orang.

Angka kesembuhan terbanyak secara nasional disumbang oleh DKI Jakarta sebanyak 1.139 orang. Jawa Barat 267 orang.  Banten 190 orang. Jawa Timur 120 orang. Bali 93 orang. Dan Jawa Tengah 15 orang.

Satgas Penanganan Covid 19 juga melaporkan penambahan angka kematian akibat Covid 19 hari ini sebanyak sembilan jiwa.

Yang berasal dari DKI Jakarta dan Jawa Barat masing-masing tiga jiwa. Jawa Timur satu jiwa.

Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Tengah dan Jawa Timur masing-masing satu jiwa.

Akumulasi angka kematian secara nasional mencapai 156.758 jiwa.

Baca Juga: Program Pemberdayaan Adat Suku Moi Raih Penghargaan  Ajang  Bisnis Indonesia CSR Awards 2022

Selain itu terdapat 3.215 orang yang masuk dalam kategori suspek.

 Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian terhadap 70.228 spesimen di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif (<span;>positivity rate<span;>) spesimen harian adalah 4,34 persen.  Dan untuk tingkat positif orang harian adalah 3,17 persen dari standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) 5 persen.

Menteri Kesehatan memastikan situasi pandemi di Indonesia masih terkendali. Tapi masyarakat diimbau untuk tetap patuh pada protokol kesehatan. Serta menyegerakan mengakses layanan vaksinasi Covid 19.

WHO memberikan standar level 1 situasi pandemi di suatu negara dengan indikator 20 kasus per pekan, per 100.000 penduduk.

Baca Juga: Dianjurkan Hubungan Seks Suami Istri Harus Bahagia Demi Keutuhan Rumah Tangga

Jika disesuaikan dengan situasi di Indonesia, maka standar level 1 WHO berkisar 7.800 per hari.

"Kalau masih di bawah itu (standar WHO), artinya masih di level 1 PPKM," kata Budi. ***

Sumber: Rilis Kementerian RI

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Edukasi Terkait Ular dan Gigitannya

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:39 WIB

DKI Siap Bantu Pembangunan Tambahan Masjid Istiqlal

Kamis, 8 Desember 2022 | 19:38 WIB
X