• Rabu, 10 Agustus 2022

MAKI Laporkan Kasus Dugaan Korupsi Importasi Bawang Putih Ke KPK

- Sabtu, 2 Juli 2022 | 19:42 WIB

 

SUARAKARYA.ID: Setelah sukses melaporkan dugaan korupsi minyak goreng, mafia tanah di Cipayung dan dugaan pungli  ke Kejati DKI dan Kejaksaan Agung yang kemudian ditindaklanjuti saat ini sampai penyidikan dan penetapan tersangka, Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman kembali melaporkan dugaan korupsi. Tetapi kali ini ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam laporannya ke lembaga antirasuah, Boyamin Saiman menduga ada kerugian keuangan negara mencapai Rp 900 miliar terkait dugaan korupsi importasi Bawang Putih tahun 2020-2021.

Koordinator MAKI, Boyamin Saiman menyebutkan bahwa pihaknya sudah membuat pengaduan ke Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK melalui surat eletronik terkait dugaan korupsi importasi Bawang Putih tahun 2020-2021. “Telah disampaikan laporan dugaan tindak pidana korupsi atas rangkaian kegiatan importasi Bawang Putih tahun 2020-2021," ujar Boyamin.

Namun demikian, Boyamin mengaku belum bisa membeberkan siapa saja pihak-pihak terkait yang dilaporkan, baik dugaan pelaku, saksi, dan bukti-bukti lainnya dalam kasus importasi bawang putih tersebut. "Sementara itu aja dulu, yang jelas laporan cukup detail dan disertai alurnya. Mengenai modus, pihak-pihak terkait, dugaan pelaku, saksi dan bukti-bukti lainnya terlampir," kata Boyamin.

MAKI melaporkan dugaan korupsi importasi Bawang Putih tahun 2020-2021 ke KPK ini karena merasa prihatin mengingat begitu besarnya kerugian negara akibat tindak kejahatan tersebut . "Dugaan kerugian dalam perkara ini sekitar 900 miliar rupiah,"  tuturnya.

Sampai saat ini empat kasus yang dilaporkan MAKI ke Kejati DKI dan Kejaksaan Agung telah sampai pada tahapan penyidikan. Bahkan tiga kasus sudah ditetapkan tersangka yaitu dalam kasus mafia tanah Cipayung dan kasus minyak goring. Tinggal kasus dugaan pungli di Kemenkumham yang masih dalam tahap penyidikan. Ini pun diperkirakan bakal segera ditetapkan tersangkanya oleh penyidik Kejati DKI Jakarta.***

 

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:51 WIB

Yudi Cahyadi Ajak Warga Jaga Fasilitas Publik

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:24 WIB
X