• Sabtu, 13 Agustus 2022

Cara Ganjar Tangani PMK Di Jawa Tengah: Kita Punya Jogo Ternak Dan Bolo Ternak

- Jumat, 1 Juli 2022 | 21:12 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

SUARAKARYA.ID: Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, menginisiasi gerakan Jogo Ternak atau jaga hewan ternak dan Bolo Ternak atau teman ternak. Gerakan ini sebagai upaya mengurangi persebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) di Provinsi Jawa Tengah.

Hal itu diungkapkan Ganjar saat mengecek penanganan hewan ternak yang terjangkit PMK di Desa Genengsari, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo. Ganjar menyebutkan, Jogo Ternak dan Bolo Ternak mengadopsi program Jogo Tonggo yang dicetuskan Ganjar untuk menangani Covid-19.

Ganjar menjelaskan, gerakan Jogo Ternak adalah gerakan gotong royong masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat hewan ternaknya dari PMK.

Sedangkan gerakan Bolo Ternak yang berarti teman ternak, merupakan gerakan yang diisi oleh sekelompok orang yang bertugas untuk mencegah dan menangani hewan ternak yang terjangkit PMK, termasuk menyuntikkan vaksin.

"Tadi bicara gerakan Jogo Ternak sekarang kita lakukan mengadopsi Jogo Tonggo saat Covid-19 kemarin. Lalu ada Bolo Ternak, itu ada kelompok peternak, ada penyuluh, ada babinkamtibmas dilibatkan, kita dorong untuk kita data sapinya," ujar Ganjar, Kamis (30/6/2022).

"Ada berapa di sana, nanti kita laporkan terus kita turunkan vaksinnya, timnya, untuk kemudian disuntikkan," sambung Ganjar.

Gerakan Jogo Ternak dan Bolo Ternak melibatkan beberapa pihak, seperti kelompok peternak, kelompok penyuluh dari kedokteran, hingga babinsa dan babinkamtibmas. Hal ini bertujuan agar penanganan PMK bisa lebih cepat.

Sebab, penularan virus PMK ini menyebar melalui udara. Sehingga, lanjut Ganjar, virus ini menjadi sangat berbahaya dan penyuntikan vaksin untuk hewan ternak harus lebih dipercepat.

Tak hanya itu, Ganjar juga meminta stok vaksin yang didistribusikan Kementerian Pertanian ke daerah bisa lebih banyak lagi. Ia beserta jajarannya mengaku siap menyuntikkan vaksin sesegra mungkin jika stoknya banyak.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Bandung Berkomitmen 'Rebranding' SMP PGRI

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:50 WIB

Perda RTRW Dinilai Sangat Bermanfaat Bagi Pembangunan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Kelola sampah, IPRO Siap Gandeng Pemerintah Daerah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Program Buruan SAE Dapat Pujian di Forum Urban 20

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:51 WIB
X