• Rabu, 10 Agustus 2022

Pencanangan Gerakan Cinta Zakat Oleh Presiden Jokowi Diserahkan Ke ANRI Sebagai Arsip Statis Dari Baznas

- Jumat, 1 Juli 2022 | 06:13 WIB
Ketua Baznas RI Noor Achmad  (keempat dari kiri) menyerahkan arsip statis kepada  Kepala ANRI  Imam Gunarto tentang prestasi dan pencapaian Baznas  di bidang administrasi pengelolaan zakat infaq sedekah (ZIS) sebagai  bagian dari  sejarah  kolektif bangsa, Kamis (30/6/2022). (Liputan lapangan)
Ketua Baznas RI Noor Achmad (keempat dari kiri) menyerahkan arsip statis kepada Kepala ANRI Imam Gunarto tentang prestasi dan pencapaian Baznas di bidang administrasi pengelolaan zakat infaq sedekah (ZIS) sebagai bagian dari sejarah kolektif bangsa, Kamis (30/6/2022). (Liputan lapangan)

SUARAKARYA.ID:  Momentum pencanangan Gerakan Nasional Cinta Zakat oleh Presiden  Joko Widodo dan Peresmian Gedung Baznas  baru oleh Wapres Maruf Amin telah diserahkan kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRi)  sebagai arsip negara.

Tidak hanya dua peristiwa penting itu, namun  ada ratusan peristiwa penting,  prestasi kinerja dan administrasi Baznas juga diserahkan kepada ANRI sebagai memori catatan sejarah bangsa.

Hal itu dikatakan Ketua Baznas RI Prof Dr Noor Achmad saat menyampaikan sambutan penandatanganan MoU antara Baznas dan ANRI di gedung Baznas RI, Kamis (30/6/2022).

Baca Juga: Tingkatkan Kinerja Pengelolaan Zakat, Baznas Lakukan Sertifikasi Pimpinan Dan Staf Pelaksana Daerah

Kegiatan ini adalah momen strategis dengan tajuk Gerakan Sadar Tertib Arsip, Baznas Serahkan Arsip Berharga kepada ANRI.

Baznas menjalin sinergi dengan ANRI adalah bagian tak terpisahkan dalam Gerakan Sadar Tertib Arsip di lingkungan Baznas.

Lebih lanjut Nooorv mengatakan, melalui Gerakan Sadar Tertib Arsip ini, Baznas berkomitmen untuk menjaga arsip statis yang memiliki nilai penting dan nilai guna kesejarahan.

Arsip statis adalah arsip yang dihasilkan oleh pencipta arsip karena memiliki nilai guna kesejarahan, telah habis retensinya, dan berketerangan dipermanenkan yang telah diverifikasi secara langsung maupun tidak langsung oleh ANRI atau lembaga kearsipan.

Baca Juga: Targetkan 1000 Ekor Kambing, Baznas (Bazis) DKI Jakarta Mudahkan Masyarakat Berkurban

Pencanangan Gerakan Sadar Tertib Arsip sekaligus serah terima arsip Baznas.   Turut hadir  Kepala ANRI Drs. Imam Gunarto. M.Hum, Pimpinan Baznas RI Kol. CAJ (Purn.) Drs. Nur Chamdani, serta Sekretaris Utama Baznas Dr. H. Ahmad Zayadi, M.Pd.

"Baznas sebagai lembaga negara menyadari pentingnya penyimpanan arsip-arsip penting ini. Penyerahan arsip statis kepada ANRI menjadi tonggak sejarah dalam penyelenggaran kearsipan Baznas, sehingga perlu diabadikan dan disandingkan dengan Pencanangan Gerakan Sadar Tertib Arsip di lingkungan Baznas," kata  KH Noor Achmad.

Ia menambahkan, dalam menjalankan roda organisasi, Baznas memandang pentingnya kearsipan.

Salah satunya untuk diaudit laporan keuangan oleh Kantor Akuntan Publik sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi kepada masyarakat.

Sejak didirikan pada tahun 2001, laporan keuangan Baznas selalu memperoleh predikat WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) AR Utomo. Opini WTP merupakan yang tertinggi dalam audit laporan keuangan dari auditor independen KAP.

Baca Juga: Demi Jaga Sejarah Bangsa, Arsip Statis Diserahkan Ke ANRI

"Terhitung sejak tahun 2003 hingga kini, hasil opini audit Baznas  berada dalam tren yang baik. Tentu hal ini patut dipertahankan, salah satunya dengan bentuk kepedulian terhadap arsip," ucap Noor lagi.

Laporan Keuangan Audited Baznas telah mendapatkan verifikasi dari ANRI dan layak dinyatakan sebagai arsip statis karena memiliki nilai kesejarahan dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama terkait tata kelola perzakatan di tanah air.

Selain Laporan Keuangan Audited, ANRI juga telah memverifikasi Salinan Perbaznas nomor 1, 2, dan 3 sebagai produk hukum yang pertama kali diterbitkan oleh Baznas pasca diterbitkannya Peraturan Pemerintah No 14 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat.

"Laporan Keuangan Audited Tahun 2003-2019 dan Perbaznas  No 1, 2, dan 3 adalah naskah yang diserahkan kepada ANRI sebagai arsip statis Baznas. Arsip statis ini selanjutnya akan disimpan di ANRI sebagai bagian dari memori kolektif bangsa," kata Noor.

Noor berharap melalui Gerakan Sadar Tertib Arsip ini, segala arsip di lingkungan Baznas dapat terjaga dengan baik, sekaligus sebagai bentuk pelestarian dan penyelamatan arsip bernilai sejarah.

"Ini merupakan bentuk komitmen Baznas dalam menjaga keamanan data dalam bentuk apa pun, demi menjaga kepercayaan publik kepada Baznas yang selama ini telah berjalan dengan baik," ucapnya.

Sementara itu,  Imam Gunarto menyampaikan penghargaan kepada Baznas atas kegiatan penyerahan arsip statis ini.

"Kegiatan Pencanangan Gerakan Nasional Sadar Tertib Arsip ini juga acara yang sangat penting dan sangat krusial bagi kearsipan. Kami selaku pembina kearsipan terus menggodok bagaimana caranya Baznas yang harus mendapat kepercayaan dari masyarakat seluas-luasnya bisa menyampaikan akuntabilitas berdasarkan sumber-sumber dari arsip," kata Imam.

Menurut Imam, Baznas adalah salah satu komponen bangsa yang akan mewariskan memori kolektif bangsa, bagaimana fungsi-fungsi teknologi, sistem keilmuan tentang amil dan zakat itu dijalankan dan bisa diwariskan ke generasi yang akan datang. ***

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB

Diluncurkan Rumah Sehat Untuk Masyarakat Jakarta

Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:14 WIB
X