• Minggu, 25 September 2022

Sekolah Swasta Ikut Siapkan SDM Jakarta Sebagai Kota Global

- Rabu, 29 Juni 2022 | 17:43 WIB
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan  Badan Musyawarah Perguruan Swasta DKI di Balai Kota, Rabu (29/6/2022).
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengukuhkan Badan Musyawarah Perguruan Swasta DKI di Balai Kota, Rabu (29/6/2022).




SUARAKARYA.ID: Rabu (29/6/2022) ini dikukuhkan Pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) DKI Jakarta dan Pengurus BMPS Kota se-DKI Jakarta di Balai Agung, Balai Kota.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Anies menegaskan  bahwa Pemprov DKI Jakarta berterima kasih dan mengapresiasi seluruh perguruan swasta.

Baca Juga: Jakarta Punya Hajat Seiring Ekonomi Menggeliat: Optimisme Semua Pihak

“Izinkan kami mengawali dengan menyampaikan apresiasi dan terima kasih karena telah mendidik anak-anak kita. Jika kami  memiliki tanggung jawab konstitusional melalui lembaga pendidikan negeri, Bapak dan Ibu terpanggil karena tanggung jawab moral untuk ikut memajukan pendidikan,” ujar Anies.

Maka dari itu, perlu agar di Jakarta tidak membedakan antara sekolah negeri dan swasta, karena tujuan akhirnya sama yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Anies juga sempat menceritakan terkait penghentian eksperimen penjara oleh Universitas Stanford di mana perilaku seseorang muncul berdasarkan seragam dan peran yang mereka mainkan. 

“Saya ingin cerita, tahun 1971 di Universitas Stanford dilakukan eksperimen penjara, mereka mengundang relawan untuk menjadi narapidana dan sipir dengan dibayar sama yakni 15 dolar per hari. Namun, setelah berjalan berhari-hari, peneliti memutuskan menghentikan eksperimen yang ternyata membuat orang yang berperan sebagai sipir menggunakan kewenangan untuk menindas dan narapidana merasa amat menderita,” ucap Anies.

Baca Juga: Jakarta Hajatan, Partai Gelora DKI Silaturahmi Bersama 495 Tokoh Umat Anis Matta Sampaikan Visi Misi Besar



“Dari eksperimen tersebut menunjukkan bahwa kita perlu dari awal untuk berpandangan tidak boleh membedakan, karena DNA kita adalah sebagai warga negara Indonesia. Saya ingin republik ini maju tanpa ada yang dibeda-bedakan, agar di kemudian hari mereka, khususnya yang berada di menengah ke bawah, merasakan eskalasi kesejahteraan di masa depan,” tuturnya.

Lebih lanjut,  Anies juga meminta agar perguruan atau sekolah-sekolah swasta ikut terlibat dalam menyiapkan warga Jakarta sebagai bagian dari kota Global.

Terlebih, pada puncak perayaan Jakarta Hajatan Sabtu lalu (26/6/2022), Anies mengukuhkan Jakarta sebagai kota global.

“Saya minta Bapak dan Ibu untuk menyiapkan anak-anak kita sebagai bagian dari kota global, artinya anak-anak harus menyadari bahwa mereka merupakan warga Jakarta, Indonesia dan dunia. Sehingga, kompetensi di sekolah-sekolah swasta harus dapat memenuhi target untuk menjadi warga global,” tuturnya.

Dari data mutu pendidikan yang dipaparkan oleh BMPS, sebanyak 10% sekolah swasta berada di tingkat atas, 30% di tingkat menengah dan 60% masih di tingkat bawah. Maka dari itu, Anies ingin agar 60% sekolah swasta yang berada di tingkat bawah dapat naik kelas, sehingga kualitas pendidikan untuk seluruh anak Jakarta dapat setara.

Baca Juga: DPMPTSP Cabut Izin Usaha Semua Outlet Holywings Di Jakarta

“Untuk mencapai itu, tinggikan ekspektasi, sehingga ada effort lebih untuk meraihnya. Mari kita angkat yang 60% ini dengan berbagai terobosan, sehingga harapannya kita mampu menyiapkan anak-anak Jakarta sebagai warga global,” tuturnya. ***

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DKI Gelar Program Pangan Murah Hingga Desember

Jumat, 23 September 2022 | 07:26 WIB

250 Pelajar di Jakarta Ikuti Edukasi tentang Tibum

Rabu, 21 September 2022 | 18:47 WIB
X