• Selasa, 16 Agustus 2022

Romdoni, Karyawan Lepas Yang Di PHK Sepihak

- Selasa, 28 Juni 2022 | 21:00 WIB
Romdoni Rahmat (kiri) bersama Ketua IWO Kota Bekasi Nendi Kurniawan (kanan). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id)
Romdoni Rahmat (kiri) bersama Ketua IWO Kota Bekasi Nendi Kurniawan (kanan). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id)

SUARAKARYA.ID: Romdoni Rahmat, salah satu karyawan lepas PT Andiarta Muzizat Ninja Ekspres yang di PHK secara sepihak. Tanpa alasan, ia dikeluarkan hanya karena dituduh menyebarkan informasi melalui berita dan provokasi sejumlah karyawan.

"Saya disalahkan dua poin, pertama masalah saya menyebarluaskan berita dan itu berefek kerugian perusahaan. Kedua, saya disangkakan memprovokasi agar karyawan lainnya pro ke saya," tuturnya saat didampingi Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Bekasi Nendi Kurniawan, di Kantor IWO Kota Bekasi, di Jalan Rawa Tembaga, Bekasi Selatan pada Selasa (28/6/2022).

Buntut PHK sepihak ini berawal dari tuntutan Romdoni ke kantor Pusat Ninja Ekspres terkait gaji tidak sesuai UMR/UMK, kejelasan status karyawan tetap, BPJS, rolling shiff, hingga THR.

Baca Juga: Melakukan PHK Sepihak, Koperasi PT Telkom Disomasi

"Hasilnya buah dari pembicaraan saya dengan orang pusat tidak mendapatkan hasil. Malahan saya diputus sepihak oleh manajemen perusahaan," tuturnya.

Romdoni berusaha meminta kebijakan dari perusahaan selama 5 hari kerja untuk memutuskan hasil keputusan tersebut. Namun pihak perusahaan kekeh, Romdoni harus mengundurkan diri saat keputusan itu dikeluarkan perusahaan tersebut.

"Dan posisi saya juga disuruh tandatangan untuk mengundurkan diri berikut tanpa pesangon 1 bulan gaji sebesar Rp3,5 juta dan uang selama 7 hari kerja Rp945.000," imbuhnya.

Baca Juga: PHK Sepihak Karyawan PT Trans Retail Indonesia

Romdoni tidak menandatangi surat pernyataan pengunduran dirinya dari perusahaan. Ia masih bertahan hingga saat ini.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB
X