• Sabtu, 20 Agustus 2022

Bayi Membusuk Di Rumah Sang Nenek Ternyata Tewas Diduga Dibanting Ibu Kandungnya Sendiri

- Minggu, 26 Juni 2022 | 20:18 WIB
Tersangka dan barang bukti saat ditunjukkan polisi (Istimewa)
Tersangka dan barang bukti saat ditunjukkan polisi (Istimewa)

SUARAKARYA.ID: Bayi membusuk yang dititipkan di rumah sang nenek di Jalan Siwalankerto Tengah Gang Anggur No 121 Surabaya ternyata tewas diduga karena dianiaya ibu kandungnya sendiri. Pelaku berinisial E (25) itu mengaku kesal karena bayi laki-laki berusia 5 bulan itu selalu rewel dan menangis setiap kali dirinya bertengkar dengan suami.

Menurut Kapolsek Wonocolo, Kompol Roycke Hendrik, E yang merupakan ibu kandung korban sudah resmi dinyatakan sebagai tersangka. “Ibunya kesal karena bayinya rewel setiap usai bertengkar dengan suaminya," ujarnya, Minggu (26/6/2022).

Seperti diberitakan, kasus itu terungkap saat warga Kelurahan Siwalankerto, Kecamatan Wonocolo, Surabaya dihebohkan oleh penemuan sesosok bayi laki-laki dalam kondisi membusuk di rumah neneknya di Jalan Siwalankerto Tengah Gang Anggur No 121.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Sesosok Bayi Ditemukan Membusuk Di Rumah Neneknya

Berdasarkan keterangan sang nenek berinisial ES (46), putrinya menitipkan bayinya tersebut pada Rabu (22/6/2022) dini dengan dalih hendak pergi urusan kantor ke Jogjakarta. Tapi saat diperiksa ternyata bayi itu sudah dalam kondisi meninggal.

Sang nenek tak berani menceritakan kondisi itu kepada orang lain karena sempat diancam akan dibunuh kalau ada orang lain yang tahu. Tapi karena kasihan dan bau busuk dari jazad sang bayi di kamar rumahnya itu sudah semakin menyengat, dia menceritakannya pada salah satu tetangga.

Sang tetangga bernama Adam melaporkan kejadian itu ke ketua RT, lalu kemudian berlanjut ke polisi. Petugas akhirnya mengevakuasi jazad bayi yang sudah meninggal sejak 4 hari lalu itu dari rumah sang nenek.

Baca Juga: PJB Dan PT Indonesia Comnets Plus Kerja Sama Terkait Keandalan Sinyal Telekomunikasi

Kepada polisi, tersangka mengaku memandikan bayinya itu pada Selasa (21/6/2022) pukul 15.00 WIB. Usai memandikan, tersangka membanting bayi itu hingga dua kali karena terus menerus menangis.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X