• Selasa, 9 Agustus 2022

Pj Bupati Bekasi Saksikan Pemancangan Tiang Pertama SPAM Tanah Merah

- Rabu, 22 Juni 2022 | 15:51 WIB
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdhan saat menyaksikan pemancangan tiang pertama pembangunan SPAM Tanah Merah di Jalan Irigasi, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin pada Rabu (22/6/2022). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id)
Pj Bupati Bekasi Dani Ramdhan saat menyaksikan pemancangan tiang pertama pembangunan SPAM Tanah Merah di Jalan Irigasi, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin pada Rabu (22/6/2022). (FOTO: Dharma/Suarakarya.id)

SUARAKARYA.ID: Pj Bupati Bekasi Dani Ramdhan bersama Direktur PDAM Tirta Bhagasasi didampingi pihak PP Infrastruktur dan PT PP Tirta Tanah Merah menyaksikan pemancangan tiang pertama proyek pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Tanah Merah di Jalan Irigasi, Kelurahan Karangsambung, Kecamatan Kedungwaringin pada Rabu (22/6/2022).

Proyek ini merupakan kerjasama Bangun-Guna-Serah atau BOT antara PT PP Tirta Tanah Merah sebagai BUP-Badan Usaha Pelaksana dengan PDAM Tirta Bhagasasi untuk penyediaan air minum kapasitas 200 liter per detik.

"Kerjasama ini sampai 20 tahun kedepan. Investasinya dibangun oleh PT PP Tirta Tanah Merah sampai ke jaringan. Setelah 20 tahun jadi milik Pemkab Bekasi," kata Pj Dani.

Baca Juga: Penuhi Kebutuhan Air Minum Di Madura, KemenPUPR Lakukan Optimalisasi 3 SPAM

Pj Dani mengatakan, pembangunan IPA dengan kapasitas distribusi 200 liter per detik ini untuk 16.000 SL atau setara dengan 200 ribuan jiwa. Namun, dengan kapasitas tersebut memang masih dirasa sangat kurang.

"Untuk di kawasan ini saja distribusi masih kurang. Bisa ditambah kapasitas, asalkan ada penambahan air bakunya dari PJT II," ucapnya.

Sementara itu, Direktur Utama PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim mengatakan, kerjasama khususnya PDAM Cabang Lemahabang dengan PT PP Tirta Tanah Merah sudah berlangsung sejak 4 tahun lalu.

Baca Juga: Cukupi Air Bersih Labuan Bajo, KemenPUPR Selesaikan Pembangunan SPAM Wae Mese II

"Prosesnya sudah cukup lama kurang lebih selama 4 tahun. 2 tahun mungkin mengalami proses yang begitu lama yaitu Covid-19," ucapnya.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB

Diluncurkan Rumah Sehat Untuk Masyarakat Jakarta

Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:14 WIB
X