• Senin, 15 Agustus 2022

Indonesia Dan Arab Saudi Terus Percepat Penyelesaian MoU Penempatan PMI

- Rabu, 15 Juni 2022 | 22:39 WIB
Penandatanganan MoU penempatan PMI.
Penandatanganan MoU penempatan PMI.
 
SUARAKARYA.ID: Pemerintah Indonesia dan Arab Saudi terus mempercepat penyelesaisn kesepakatan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI). 
 
Melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Indonesia melakukan pertemuan bilateral dengan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di Jenewa, Swiss, Selasa (14/6/2022) waktu setempat. 
 
Dalam pertemuan ini dilakukan penandatanganan Risalah Rapat, yang merupakan tindak lanjut dari pertemuan bilateral kedua negara, yang terjadi di sela-sela ajang The 2nd EWG Meeting di DIY. 
 
 
"Pertemuan ini bagian dari upaya kita mempercepat Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi. Terutama, terkait pengiriman Pekerja Migran Indonesia (PMI)," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemnaker Anwar Sanusi.
 
Dia menjelaskan, hingga saat ini progres penyusunan MoU antara tim teknis kedua negara berjalan dengan lancar dan produktif, serta membawa sejumlah kemajuan. 
 
"Terutama menyangkut masalah penempatan dan pelindungan para pekerja migran kita. Ini tentunya lebih baik dari waktu-waktu sebelumnya," jelasnya. 
 
Beberapa poin pembahasan yang mengalami kemajuan selama ini, jelas Sekjen Anwar, di antaranya mengenai pengupahan, pelindungan, hubungan kerja, hak-hak PMI, serta batas-batas kewajiban PMI selama bekerja di Arab Saudi
 
 
"Sekali lagi ini memang langkah yang sangat progresif. Namun demikian, perlu kita kawal secara bersama. Mudah-mudahan setelah MoU itu selesai, kita benar-benar memiliki sebuah sistem yang baik. Untuk kita menempatkan pekerja migran kita, terutama di Arab Saudi," tuturnya. 
 
Sebagai informasi, sebelumnya Menaker Ida Fauziyah juga telah melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Tenaga Kerja dan Pembangunan Kerajaan Arab Saudi, Ahmed Al-Rajhi, secara virtual (3/6/2022). Melalui pertemuan itu, Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi telah sepakat. 
 
Untuk mempercepat proses integrasi sistem MUSANED (aplikasi pasar kerja Arab Saudi) dan SISNAKER (sistem pasar kerja Kembaker RI), dengan melakukan amandemen terhadap Technical Arrangement yang telah habis masa berlakunya. 
 
 
Kedua negara juga telah membahas penghentian konversi visa, setelah penerapan program SPSK (Sistem Penempatan Satu Kanal).*** 
 
 

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

X