• Senin, 15 Agustus 2022

Terdeteksi 8 Kasus Covid 19 Subvarian Omicron  BA.4 Dan BA.5 Di Indinesia

- Selasa, 14 Juni 2022 | 01:57 WIB
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin (Istimewa)
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin (Istimewa)



SUARAKARYA.ID: Terdeteksi ada 8 kasus covid 19 subvarian Omicron BA.4 dan BA.5 di Indonesia. Hal itu disampaikan  Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin  melalui siaran Pers  di Jakarta, Senin (13/6/2022).

“Sudah ada 8 kasus di Indonesia, 3 di antaranya <span;>imported case. <span;>Kedatangan luar negeri dari Mauritus, Amerika Serikat, dan Brasil. Yang datang pada saat acara Global Platform for Disaster Risk Reduction (23-28 Mei 2022) di Bali,” katanya.

Diketahui pula bahwa  virus ini juga menyebar  melalui transmisi lokal. Empat kasus terdeteksi di Jakrata.

Baca Juga: Kementerian Pertanian Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas Petani Di Desa Suli

Sedangkan 1 kasus lagi terdapat di Bali  dibawa oleh tenaga medis dari Jakarta.

Dijelaskan Menkes, delapan orang yang tertular BA.4 dan BA.5, hanya satu orang yang bergejala sedang.  Dan belum mendapat suntikan vaksin dosis ketiga atau <span;>booster<span;>.

Lalu 7 orang  terinfeksi lainnya sudah mendapat booster. Tapi mengalami infeksi dengan gejala ringan dan tanpa gejala.

Baca Juga: Iko Uwais Bakal Dipanggil  Polisi Terkait Dugaan Penganiayaan

“Karena itu  pemerintah sangat mendorong masyarakat untuk vaksinasi lengkap. Dan selain vaksinasi booster juga tetap disiplin protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah,” ujarnya.

Karena itu pemerintah mengimbau masyarakat tidak mengabaikan protokol kesehatan. Dan harus menerima booster.

Pihaknya mengamati khususnya di Afrika Selatan, di mana varian BA.4 dan BA.5 ini pertama kali teridentifikasi.

Baca Juga: Warga Mamuju 5 Jam Bertahan Di Atas Pohon Karena Banjir Akhirnya Dievakuasi

Dan hasil pengamatan menunjukkan bahwa puncak dari penularan BA.4 dan BA.5 ini sekitar sepertiga dari puncak Delta dan Omicron.

"Kasus hospitalisasinya juga sepertiga dari kasus Delta dan Omicron. Sedangkan kasus kematiannya sepersepuluh dari Delta dan Omicron," kata  Budi.

Meski terjadi peningkatan kasus, menurutnya, tingkat penularan  covid 19 di Indonesia masih terkendali karena acuan dari "positivity rate" dan tingkat transmisi kasus.

Pertama kali  kasus sub-varian baru BA.4 dan BA.5  dilaporkan di Indonesia pada 6 Juni 2022.

Yaitu terdapat 4 kasus yakni satu orang positif BA.4 dan tiga orang positif BA.5. ***

Sumber: Menkes RI

Baca Juga: TNI AD  Selidiki Sebab Kecelakaan Saat Latihan Tembak Mortir 81

Baca Juga: DPR RI Prihatin 193 Ribu Guru Honorer  Belum Dapat Kepastian Status

Baca Juga: Hingga Juni 2022 Belum Ada Ekspor Hasil Hutan Papua Barat Ke Luar Negeri

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

X