• Rabu, 17 Agustus 2022

Arahan “Ayahanda” Try Sutrisno Kepada Doni Monardo Pada Rakor Badan Pertimbangan PPAD Dan PP PPAD

- Senin, 13 Juni 2022 | 16:58 WIB
Kepada para juniornya, Try Sutrisno berpesan agar PPAD harus mempersiapkan anggotanya agar tidak saja siap menghadapi berbagai tantangan. (Ist)
Kepada para juniornya, Try Sutrisno berpesan agar PPAD harus mempersiapkan anggotanya agar tidak saja siap menghadapi berbagai tantangan. (Ist)

SUARAKARYA.ID:  Politik kesejahteraan yang digulirkan Ketua Umum PP PPAD, Letjen TNI Purn Dr (HC) Doni Monardo, terus menggelinding. Terbukti dengan semakin banyaknya apresiasi para senior purnawirawan TNI-AD terhadap organisasi purnawirawan TNI Angkatan Darat yang dibentuk pada tanggal 6 Agustus 2003 itu.

Senin (13/6/2022) pagi, Gedung PPAD kedatangan para senior dari unsur Badan Pertimbangan PPAD, yang dipimpin langsung ketuanya, Jenderal TNI Purn Try Sutrisno, Wakil Presiden RI ke-6 (1993 – 1998). Hadir anggota Badan Pertimbangan PPAD yang lain, Jenderal TNI Purn Ryamizard Ryacudu Menteri Pertahanan RI, 2014 – 2019, Jenderal TNI Purn Mulyono, Kasad 2015 – 2018, Jenderal TNI Purn Agustadi Sasongko Purnomo, Kasad 2007 – 2009, Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri, 2000 – 2002, dan lain-lain.

Doni Monardo menyambut langsung kehadiran Try Sutrisno. Dalam kata sambutan, Doni memakai sebutan “ayahanda” kepada Try Sutrisno, yang masih tampak bersemangat.

Sebelum Ketua Umum Doni menyampaikan welcome speech, staf Bidang Komunikasi PPAD menayangkan video berdurasi 4,5 menit tentang “sekilas PPAD dan politik kesejahteraan”. Sebuah tayangan tentang positioning PPAD 2021 – 2026 di bawah kepemimpinan Doni Monardo.

“Perlu kami laporkan kepada ayahanda, atas permintaan anggota, kami sedang dan terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pejabat agar pemerintah bisa memberikan dukungan kepada para purnawirawan pada tahun 2022 ini atau paling lambat tahun depan,” kata Doni.

Dari daerah-daerah, Doni juga menyerap aspirasi agar PPAD ke depan bisa membantu mencarikan terobosan, agar kualitas kehidupan para pensiunan bisa makin baik, khususnya di bidang kesehatan dan perumahan. “Tidak sedikit purnawirawan yang masih menempati rumah dinas karena tidak punya rumah pribadi,” katanya.

Doni juga melaporkan pesan terakhir almarhum Jenderal TNI Wijoyo Suyono sebelum wafat. “Beliau terus menaruh perhatian terhadap politik kesejahteraan PPAD dengan menanyakan apakah PPAD sudah membentuk koperasi, PT, yayasan atau badan-badan hukum untuk menjalankan berbagai kegiatan ekonomi. Dan kepada ayahanda Try Sutrisno saya laporkan, hingga hari ini masih dalam proses pendirian badan hukum,” ujar Doni.

Selanjutnya, Doni berharap arahan dari para sesepuh dan senior, agar ke depan pengurus pusat PPAD lebih mantap dalam melakukan progam kesejahteraan bagi para purnawirawan. “Selain itu, pak Kiki (Letjen TNI Purn Kiki Syahnakri – red), juga telah berpesan kepada kami tentang politik negara, dalam kaitan amandemen UUD 1945,” ujar Doni.

Bangsa Pejuang

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Rilis

Tags

Terkini

X