• Jumat, 12 Agustus 2022

TNI AD  Selidiki Sebab Kecelakaan Saat Latihan Tembak Mortir 81

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 19:33 WIB
Ilustrasi (Istimewa)
Ilustrasi (Istimewa)


SUARAKARYA.ID: TNI AD masih melakukan investigasi terkait kecelakaan saat latihan tembak mortir 81 di Kebumen.

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Tatang Subarna mengatakan, pihaknya masih menyelidiki hal ini.

"Saat ini pihak TNI AD sedang melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan saat dilaksanakan latihan tersebut," kata Tatang, dalam keterangan resmi  kepada Pers di Jakarta Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga: Satu Lagi Penyanyi Indonesia Berhasil Di Tingkat  Internasional

Ia juga menyampaikan, TNI AD kehilangan salah satu prajuritnya.

Yakni Peltu Parlan yang meninggal dunia saat melaksanakan latihan menembak mortir 81 di Lapangan Tembak Pantai Setrojenar Buluspesantren, Kebumen tersebut.

"TNI AD beserta seluruh keluarga besar menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya Peltu Parlan," ucapnya.

Baca Juga: Hingga Juni 2022 Belum Ada Ekspor Hasil Hutan Papua Barat Ke Luar Negeri

Di sisi lain, jenazah Peltu Parlan akan dibawa ke Magelang, Jawa Tengah.

"Kami juga mengurus perawatan jenazah almarhum Peltu Parlan di RSUD Kebumen untuk selanjutnya dibawa ke Magelang," tandas Tatang.

Sebuah unggahan dengan keterangan mortir pecah saat digunakan latihan prajurit TNI Angkatan Darat (AD) di Kebumen, ramai di media sosial.

Unggahan tersebut salah satunya dibagikan akun Facebook ini, Jumat (10/6/2022).

Baca Juga: Helikopter Puskesmas Keliling Di Timika Papua Jatuh, 1 Penumpang Meninggal

Dituliskan bahwa peristiwa itu terjadi di Lapangan Tembak Pantai Setrojenar, Buluspesantren, Kebumen (Laboratorium Kalan Dislitbangad), Rabu (8/6/2022).

Anggota TNI Peltu  Saparlan dan Pelda Edi terluka setelah mortir 81 no jat BY.AY 00222  laras atas pecah. Saat digunakan menembak munisi granat asap, tulis narasi pada unggahan tersebut. ***


Sumber: Kadispenad

Baca Juga: DPR RI Prihatin 193 Ribu Guru Honorer  Belum Dapat Kepastian Status

Baca Juga: Pesan Singkat Tekait Perubahan Biaya Administrasi ATM BRI Ternyata Bohong

Baca Juga: Pelayanan Di Pelabuhan  Perikanan Sorong Berjalan Normal

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Terkini

X