• Sabtu, 13 Agustus 2022

Pro Kontra My Kopi O Di Museum Digital Gedung Juang Tambun Selatan

- Sabtu, 11 Juni 2022 | 19:31 WIB
Pro kontra My Kopi O di area Museum Digital Gedung Juang Tambun Selatan. (FOTO: Dok/Suarakarya.id)
Pro kontra My Kopi O di area Museum Digital Gedung Juang Tambun Selatan. (FOTO: Dok/Suarakarya.id)

SUARAKARYA.ID: Terdapat pro kontra kehadiran My Kopi O yang menggunakan bagian bangunan Museum Digital Gedung Juang, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Museum digital ini dibangun menggunakan APBD pada 2020 senilai Rp38 miliar dan diresmikan pada 20 Maret 2021.

Sebagian pihak menyebut, My Kopi O itu dihadirkan sebagai magnit untuk daya tarik pariwisata dan pengunjung yang datang dari luar Bekasi setelah berkunjung ke museum digital tersebut.

Baca Juga: Kehadiran My Kopi O Di Cagar Budaya Gedung Juang Berizin, Sekda: Jadi Magnet Pariwisata

Pihak lain berpendapat bahwa kehadiran My Kopi O dinilai tidak tepat. Daripada dijadikan tempat ngopi, mending dibuat museum budaya.

Seperti contohnya, di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogya, dan lainnya, bangunan tua banyak. Pemerintahan daerah merapihkan bangunan tua untuk dijadikan pusat budaya.

Revitalisasi Museum Digital Gedung Juang. (FOTO: Dharma/Suarakarya.id)

Pusat Kebudayaan

Dari rangkuman Suarakarya.id, Gedung Juang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) murni tahun 2020. Tujuan revitalisasi Gedung Juang ini dibangun untuk pusat budaya. Dengan kata lain, Pemkab Bekasi menjadikan gedung perjuangan itu sebagai miniatur pusat kebudayaan Bekasi.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT Fajar Paper Terus Terapkan Ekonomi Sirkular

Kamis, 11 Agustus 2022 | 23:21 WIB

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB
X