• Minggu, 14 Agustus 2022

Indonesia-Swiss Gelar Pertemuan Bilateral, Bahas Penguatan Kerja Sama Ketenagakerjaan

- Jumat, 10 Juni 2022 | 20:57 WIB
Menaker Ida Fauziyah (kedua dari kanan)
Menaker Ida Fauziyah (kedua dari kanan)
 
SUARAKARYA.ID: Dalam rangka memperkuat kerja sama kedua negara di bidang ketenagakerjaan. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker/ Ida Fauziyah melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Sekretariat Negara Bidang Ekonomi Swiss Boris Zürcher, 
 
Pertemuan berlangsung di sela-sela rangkaian acara Konferensi Ketenagakerjaan Internasional atau International Labor Conference (ILC) ke-110 yang diselenggarakan di Jenewa, Swiss, Kamis (9/6/2022) 
 
Pada pertemuan itu, Menaker mengemukakan tentang sejumlah kerja sama, yang telah terjalin antara Indonesia dan Swiss. Khusus di bidang perburuhan dan ketenagakerjaan, terdapat Agreement on Exchange of Young Professionals, dan Memorandum of Understanding (MoU) tentang kerja sama Perburuhan dan Ketenagakerjaan yang di antaranya masih berlaku. 
 
 
"MoU antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Departemen Federal Urusan Ekonomi, Pendidikan dan Penelitian Konfederasi Swiss tentang kerja sama, dalam masalah ketenagakerjaan telah ditandatangani pada 18 Juni 2019 di Jenewa, Swiss," jelas Menaker
 
Dia berharap, MoU itu dapat memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan. Khususnya, dalam mengembangkan dan memajukan kebijakan pasar kerja; undang-undang perburuhan, termasuk standar perburuhan dan ketenagakerjaan internasional; serta hubungan industrial yang menjadi dasar signifikan bagi kepentingan bersama, di tingkat nasional dan internasional. 
 
"Saya juga berharap, MoU ini dapat membantu memperdalam pemahaman masing-masing negara. Untuk mempromosikan pekerjaan yang layak, yang berkontribusi pada peningkatan kegiatan ekonomi negara," kata Memaker. 
 
 
Pada pertemuan itu, dia juga sangat mendorong keterlibatan tripartit dalam kegiatan berupa dialog sosial, pertukaran informasi dan best practice; pertemuan dan lokakarya; proyek kerja sama dan peningkatan kapasitas; studi bersama; inisiatif bersama dalam organisasi multilateral; serta bentuk kerja sama lain. Yang akan disepakati untuk mendukung penerapan MoU ini. 
 
Menaker juga menyambut baik kegiatan 1st Joint Working Group Meeting Indonesia-Swiss, yang diselenggarakan pada 20 Oktober 2020 secara virtual. Untuk membahas dampak pandemi Covid-19 terhadap pasar tenaga kerja kedua negara; Program ILO tentang Better Work dan SCORE; prioritas kerja sama bilateral Indonesia-Swiss; serta Kemajuan Indonesia-EFTA CEPA dan Keketuaan Indonesia pada Pertemuan Menteri Tenaga Kerja ASEAN 2020-2022.
 
 
"Saya menyambut baik untuk melanjutkan diskusi mengenai rencana penyelenggaraan misi Tripartit Swiss ke Indonesia  November mendatang," tuturnya.***
 
 

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

X