• Senin, 15 Agustus 2022

Stafsus Menkominfo Dorong Masyarakat Ende Manfaatkan Akses Internet Menuju Smart City

- Rabu, 8 Juni 2022 | 20:44 WIB
Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik Philip Gobang.
Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik Philip Gobang.

 

SUARAKARYA.ID: Konektivitas digital menjadi salah satu prioritas pemerintah dibawa Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam memutus kesenjangan digital di seluruh wilayah tanah air.

Staf Khusus Menkominfo Bidang Komunikasi Politik Philip Gobang menyatakan, Kementerian Kominfo telah dan akan terus menghadirkan konektivitas digital melalui pembangunan infrastruktur secara besar-besaran dari hulu hingga hilir. Menurutnya, hadirnya infrastruktur digital untuk memberikan pencerahan kepada masyarakat agar memanfaatkan akses internet untuk kepentingan sosial ekonomi masyarakat.

"Alih-alih kalau hanya digunakan untuk kepentingan sosial media, tetapi harus digunakan sedemikian rupa untuk mendorong keberdayaan masyarakat, salah satunya tentu saja mendorong keberdayaan daerah sebagai smart city yang bisa saja kita mulai dari desa, kelurahan, kecamatan, kabupaten, kota dan seterusnya," ujarnya dalam Dialog Interaktif Kesiapan Ende Menuju Smart City, secara virtual dari Jakarta, Selasa (7/6/2022).

Stafsus Menkominfo Philip Gobang menjelaskan bahwa Kementerian Kominfo sejak tahun 2017 telah mendorong pengembangan kota cerdas di seluruh Indonesia.

"Dari data yang ada, sampai dengan tahun 2021 sudah terdapat 144 kabupaten kota dari 514 kabupaten kota di Indonesia yang sudah tergabung dalam gerakan menuju smart city. Dan sampai dengan Tahun 2022 ini, Bapak Menteri Johnny G. Plate mendorong setidaknya 191 pemerintahan kabupaten kota di seluruh Indonesia bisa bergabung dalam Gerakan Menuju Kota Cerdas," jelasnya.

Menurutnya, program pengembangan smart city tidak terlepas dari berbagai dampak dan tantangan. Terkait hal itu, terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui.

"Pertama sudah pasti memastikan akses internet stabil sudah sampai atau menjangkau hingga ke desa-desa dan kecamatan. Yang berikutnya adalah memastikan bahwa sistem pemerintahan desa sudah berbasis elektronik dan itu sudah menjadi ketentuan untuk pengembangan kota cerdas kedepan," ujarnya.

Pada saat yang sama, pemerintah terus mendorong partisipasi masyarakat untuk memanfaatkan akses internet, mengembangkan pemberdayaan ekonomi dan sosial. Kementerian Kominfo sendiri berperan sebagai pendamping dalam hal ini untuk menerapkan kerangka kerja kota cerdas yang komprehensif setidaknya dalam enam pilar.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Raih Gelar Doktor

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:56 WIB
X