• Jumat, 12 Agustus 2022

BPJS Kesehatan Terus Berupaya Perkuat Sinergitas Dengan Mitra Perbankan

- Selasa, 7 Juni 2022 | 18:15 WIB
Kerja Sama Bank Papua Dan BPJS Kesehatan (Istimewa)
Kerja Sama Bank Papua Dan BPJS Kesehatan (Istimewa)

 



SUARAKARYA.ID: BPJS Kesehatan terus berupaya memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan mitra perbankan.

Salah satunya dengan PT. Bank Pembangunan Daerah (BPD) Papua untuk mendukung peningkatan kualitas layanan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dukungan tersebut dimplementasikan melalui penandatanganan nota kesepahaman.

Baca Juga: Peringati Hari Donor Darah Sedunia, Pertamina RU VII Kasim Gelar Aksi Donor Darah

 Dan perjanjian kerja sama terkait pemanfataan layanan jasa dan produk perbankan, bertempat di BPJS Kesehatan Kantor Pusat, Senin (6/6/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Gufron Mukti mengatakan salah satu fokus utama BPJS Kesehatan tahun 2022.

 Yaitu meningkatkan mutu layanan dan kepuasan stakeholders melalui berbgai inovasi.

Baca Juga: Diduga  Kondisi Mabuk Miras Pengemudi Mobil Anggota Ditlantas  Polda Papua Barat Masuk Parit

Oleh karena itu, pihaknya berupaya tak hanya memperluas kerja sama dengan jaringan perbankan nasional. Tapi   juga menjangkau bank-bank milik pemerintah daerah.

“Perluasan kerja sama ini kami lakukan untuk menjawab kebutuhan stakeholders JKN. Kami memahami bahwa kondisi demografi penduduk Indonesia sangat beragam dan belum tentu stakeholders memiliki rekening bank nasional," katanya

Pihaknya  kerja sama dengan mitra perbankan daerah. Ini bisa memberi kemudahan baik bagi peserta JKN untuk membayar iuran.

Baca Juga: Anggota TNI AD Diamankan Pomad Diduga Menembak Pemuda 16 Tahun Di Manokwari

 " Maupun bagi fasilitas kesehatan untuk memanfaatkan layanan yang kami sediakan,” terangnya.

Gufron menerangkan, khusus untuk mendukung kinerja fasilitas kesehatan, pihaknya telah bekerja sama dengan Bank Papua. Untuk menyediakan Program Supply Infrastructure Financing (SIF) bagi Fasilitas

Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Dan Program Supply Chain Financing (SCF) bagi rumah sakit.

Tentun  itu yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, serta perluasan channel pembayaran melalui layanan sistem autodebet.

Baca Juga: 26 Wisatawan Asing Diselamatkan Di Perairan Nusa Tenggara Barat

Program SIF ini bisa dimanfaatkan FKTP untuk memperkuat sarana dan prasarananya. Sehingga dapat meningkatkan mutu layanan bagi peserta JKN.

Sementara, Program SCF dapat dimanfaatkan rumah sakit agar likuiditasnya tetap terjaga.

 "Sehingga rumah sakit bisa optimal untuk fokus memberikan layanan terbaik kepada peserta JKN,” kata Gufron.

Baca Juga: Ketum Golkar: KIB Bersifat Kolektif Dan Kolegial

Disisi lain, BPJS Kesehatan juga memiliki program Resiprokal Bisnis Investasi.

Yaitu kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan mitra perbankan melalui penempatan investasi Dana Jaminan Sosial (DJS).

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Terkini

Pemkot Bandung Berkomitmen 'Rebranding' SMP PGRI

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:50 WIB

Perda RTRW Dinilai Sangat Bermanfaat Bagi Pembangunan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Kelola sampah, IPRO Siap Gandeng Pemerintah Daerah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Program Buruan SAE Dapat Pujian di Forum Urban 20

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:15 WIB

Omzet Pasar Krearif Bandung Tembus Rp6,5 Miliar

Selasa, 9 Agustus 2022 | 23:51 WIB
X