• Rabu, 17 Agustus 2022

Kemnaker: Integritas Bekerja, Keutamaan Presentasikan Kejujuran Diri

- Senin, 6 Juni 2022 | 23:04 WIB
Inspektur Jenderal Kemnaker Estiarty Haryani
Inspektur Jenderal Kemnaker Estiarty Haryani
 
 
SUARAKARYA.ID: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengingatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungannya, agar senantiasa menjaga integritas dalam bekerja. Integritas suatu keutamaan karena merepresentasikan kejujuran diri, pengendalian internal, indikator dalam upaya pencegahan korupsi
 
"Pada Apel Pagi ini perlu saya sampaikan, kita semua harus senantiasa menjaga integritas dalam bekerja," kata Inspektur Jenderal Kemnaker Estiarty Haryani, saat memberi arahan secara vortual, pada Apel Pagi di Kemnaker, Jakarta, Senin (6/6/2022). 
 
Dalam menjaga komitmen, dia minta para Kepala Satuan Kerja di lingkungan Kemnaker, agar pengelolaan Keuangan Negara/ APBN dilakukan secara akuntabel, transparan, serta kredibel. 
 
 
"Ini penting untuk meningkatkan kepercayaan publik kepada Kemnaker. Kepercayaan publik terhadap organisasi pemerintah adalah suatu hal yang mahal, bahkan tidak ternilai," terangnya. 
 
Adapun dalam mengelola keuangan negara, lanjutnua, para Kepala Satuan Kerja harus melakukannya dengan cara monitoring anggaran belanja; memperhatikan kualitas belanja; memastikan outcome pembelanjaan berdampak kepada ekonomi rakyat; serta mengoptimalkan penggunaan produk dalam negeri, dalam proses pengadaan barang dan jasa. 
 
Lebih lanjut dikemukakannya, korupsi merupakan tindak kejahatan luar biasa, karena merugikan keuangan negara. Tindak pidana korupsi tercipta, bukan hanya karena kesempatan, tetapi juga faktor kesengajaan. Ksrena, dilakukan dengan sadar untuk memperoleh keuntungan bagi diri sendiri maupun golongan. 
 
 
Mengantisipasi hal itu, integritas sebagai ASN sangat perlu senantiasa terjaga, mulai dari disiplin hadir tepat waktu, tidak meninggalkan kantor untuk keperluan pribadi pada jam kerja, serta tidak menggunakan fasilitas kantor untuk keperluan pribadi. 
 
Dia menyatakan, kedisiplinan serta nilai kejujuran yang terus dijaga dapat menjadi faktor penahan diri, bila kesempatan korupsi itu hadir. Terlebih dalam hal pengelolaan keuangan APBN, yang sejatinya bertujuan untuk mensejahterakan masyarakat. 
 
"Tujuan itulah yang harus selalu kita pegang, sehingga fokus pekerjaan bukan hanya pada penyerapan anggaran. Namun, juga kepatuhan dalam menatausahakan keuangan negara dan sebagai upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pada umumnya," jelasnya. *** 

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X