• Minggu, 25 September 2022

DPRD Kota Bandung Apresiasi Capaian Kinerja Sejumlah OPD

- Selasa, 31 Mei 2022 | 11:14 WIB
 Panitia Khusus 1 DPRD Kota Bandung membahas realisasi Kinerja T.A 2021 di Ruang Rapat Badan Musyawarah, pada Jumat (13/05/2022). Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.
Panitia Khusus 1 DPRD Kota Bandung membahas realisasi Kinerja T.A 2021 di Ruang Rapat Badan Musyawarah, pada Jumat (13/05/2022). Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.

SUARAKARYA.ID: Panitia Khusus 1 DPRD Kota Bandung bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan melaksanakan rapat kerja membahas realisasi kinerja T.A 2021 di ruang Rapat Badan Musyawarah, Jumat lalu.

Rapat kerja dipimpin langsung oleh Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafurry, S.H., dan dihadiri oleh Wakil Ketua Pansus 1, Drs. Riana, serta para anggota Pansus 1, yaitu Yudi Cahyadi, S.P.; Hasan Faozi, S.Pd; H. Rizal Khairul, S.IP., M.Si., dan Folmer Siswanto M. Silalahi, S.T.

Riana memberikan apresiasi terhadap Disdagin terkait dengan realisasi Bandung menjadi Kota Jasa yang sudah mulai terlihat. Riana juga menyoroti perihal pengawasan terhadap pelaku usaha yang belum dilakukan secara maksimal.

Baca Juga: Bank Jatim Kembali Raih Penghargaan Bank Terbaik 2022

“Ini luar biasa menjamurnya di Kota Bandung terkait kafe-kafe dan sebagainya. Bandung jadi Kota Jasa sudah mulailah hari ini terlihat. Tapi pengawasannya sekali lagi kembali ke persoalan kualitas, persoalan mutu kelihatannya belum maksimal. Ini harus menjadi perhatian. Misalkan tidak asal hanya buat kafe dan sebagainya kemudian pengawasan proses produksi mereka tidak diawasi. Ini harus gitu ya, sehingga tidak jadi persoalan,” ujarnya Wakil Ketua Pansus 1,dalam keterangan, Selasa (31/5/2022).

Sementara itu, menurut Anggota Pansus 1, Folmer Siswanto M. Silalahi menuturkan bahwa Disdagin memiliki tanggung jawab yang besar dan perlu penganggaran yang lebih agar program dijalankan lebih maksimal.

“Kota Bandung sudah bergeser menjadi bukan kota lagi pertanian industri besar ya, sudah menjadi perdagangan jasa dan industri kreatif. Jadi, etalase jasa perdagangan Kota Bandung ada di Disdagin sebenarnya. Tapi kalau dengan dukungan anggaran yang cuma Rp30 miliar ini menurut saya kurang. Saya ingin agar beban kinerja harus linier dengan keberpihakan anggaran,” ujarnya.

Baca Juga: Jokowi: Vaksinasi Booster Sangat Penting, Tingkatkan Kekebalan Imunitas Dua Kali Lipat

Folmer juga menambahkan bahwa dibutuhkan usulan dan revisi terkait dengan aturan-aturan yang menghambat program kerja Disdagin sehingga muatan lokal dapat masuk pada aturan pusat.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bupati Purwakarta Gugat Cerai Suaminya dan Profil

Kamis, 22 September 2022 | 05:42 WIB

Pemkot Bandung Tertibkan Sejumlah Reklame Ilegal

Rabu, 21 September 2022 | 16:16 WIB

bank bjb Jalin Kerja Sama dengan DPM Desa Jawa Barat

Selasa, 20 September 2022 | 19:31 WIB
X