Kajati Papua Nikolaus Kondomo Minta Semua Pihak Tak Besar-besarkan Separatis

- Minggu, 29 Mei 2022 | 16:49 WIB

SUARAKARYA.ID: Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua Nikolaus Kondomo meminta semua pihak terlebih media masa untuk tidak membesar-besarkan hal-hal terkait isu separatis. Sebab, pada dasarnya masyarakat Papua adalah orang yang welcome and friendly atau mau berteman terhadap setiap orang, termasuk perantau dari Pulau Jawa.

Kendati demikian, dia tetap meminta berbagai pihak untuk melakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat Papua termasuk untuk tidak memandangnya berbeda dengan WNI lainnya di NKRI ini.

“Terlebih dengan masalah yang paling urgent di Papua menyangkut Sumber Daya Manusia (SDM) dimana masih diperlukan para jaksa untuk bertugas di desa dan melakukan penyuluhan hukum dalam kaitannya dengan ekstremisme, terorisme dan radikalisme serta premanisme,” ujar Kajati Papua Nikolaus Kondomo.

Menurutnya, tujuan penyuluhan hukum ini adalah untuk menanamkan rasa cinta terhadap NKRI karena selama ini masyarakat Papua yang jauh akan transportasi kurang pemahaman akan hal tersebut. Kehadiran jaksa sangat diperlukan di tengah-tengah masyarakat sehingga mereka sedikit demi sedikit mengetahui bahwa dirinya juga bagian dari anak bangsa Indonesia. Tidak itu saja, Kajati Papua juga menyebutkan bahwa putra/putri asli Papua perlu didorong untuk berkarir di Kejaksaan RI dengan menerapkan standar yang sesuai dengan kapasitas SDM di daerah, sehingga rasa memiliki sebagai anak negeri dapat terakomodir. “Hal tersebut diperlukan mengingat anak-anak Papua yang berkarier seperti saya (jaksa - red) sangat sedikit. Mereka memiliki kemauan tetapi kesempatannya sedikit, sehingga mereka lebih memilih sebagai pegawai Pemerintah Daerah (Pemda) daripada menjadi seorang jaksa, padahal menjadi penegak hukum pun mengabdi untuk NKRI,” ujarnya.

Untuk itu, Nikolaus Kondomo berharap kepada pimpinan Kejaksaan RI untuk adanya penambahan personil dan anggaran guna melakukan penyuluhan hukum hingga ke pelosok desa dengan tujuan membangun persatuan dan kesatuan di tanah Papua.

Keinginan dan harapan Kajati Papua Nikolaus Kondomo tersebut disampaikannya kepada Kapuspenkum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana di sela-sela Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2022 di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah, Rabu (25/5/2022).

Kajati Papua Nikolaus Kondomo adalah putra asli Papua yang telah memimpin Korps Adhyaksa di kampungnya sendiri. Nikolaus Kondomo menjadi satu-satunya putra asli Papua yang memiliki jabatan bintang dua di Kejaksaan RI. Dia mengatakan bahwa banyak hal menarik yang dilalui selama dirinya bertugas di kampung sendiri, salah satunya semua menjadi saudara dan masyarakatnya sangat friendly. Apabila ada kasus pidana (lebih banyak), Kajati Papua memilih untuk menyerahkan penyelesaiannya kepada masyarakat adat sebagai bentuk penghargaan.

Sementara itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI, Tjahjo Kumolo, berharap jajaran Kejaksaan sudah saatnya menempatkan SDM berakhlak tinggi, profesional, berintegritas tinggi sehingga dapat cepat melayani proses penegakan hukum. Selain itu Menteri PAN-RB juga menyampaikan bahwa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) harus dapat sejalan dan loyal terhadap pimpinan dan pemerintah tanpa melihat latar belakang politik maupun unsur lainnya, serta bijak dalam menggunakan media sosial.

“Kejaksaan RI sebagai lembaga yang menjadi tumpuan harapan pemerintah dan masyarakat. Kejaksaan RI harus menempatkan SDM yang berakhlak, profesional, cepat melayani pengaduan dan menangani proses penegakan hukum,” ujar Menteri Tjahjo.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Baca dan Pilih Nama Bayi Perempuan Top Zaman Ini

Minggu, 5 Februari 2023 | 18:04 WIB

Menteri BUMN Erick Thohir Ungkap Harga Asli Pertalite

Minggu, 5 Februari 2023 | 10:31 WIB
X