• Minggu, 26 Juni 2022

Pelindo Siapkan 3600 Sand Bag, Cepat Perbaiki Tanggul Jebol Milik Lamicitra

- Kamis, 26 Mei 2022 | 15:09 WIB
Pelindo III telah menyiapkan 3600 sand bag untuk dapat cepat memperbaiki tanggul jebol milik PT Lamicitra di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (AG Sofyan)
Pelindo III telah menyiapkan 3600 sand bag untuk dapat cepat memperbaiki tanggul jebol milik PT Lamicitra di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang (AG Sofyan)
 
 
 
SUARAKARYA.ID: PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional III Tanjung Emas, Semarang, telah menyiapkan 3600 sand bag atau karung pasir untuk membantu memperbaiki tanggul jebol milik PT Lamicitra Nusantara.
 
Langkah inisiatif, cepat, dan taktis ini dilakukan agar banjir rob di area pelabuhan tidak semakin meluas dan berdampak kepada wilayah sekitar Pelabuhan Tanjung Emas
 
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kejadian banjir rob merupakan fenomena alam yang rutin terjadi setiap tahunnya. BMKG sebelumnya telah memprediksi fenomena rob akan terjadi di area pesisir pantai utara Pulau Jawa mulai tanggal 20 Mei lalu hingga Rabu, 25 Mei.
 
 
Namun dengan musibah jebolnya tanggul PT Lamicitra tersebut, air rob menjadi semakin tinggi dan berdampak pada aktivitas operasional pelabuhan dan wilayah sekitarnya.
 
General Manager Pelabuhan Tanjung Emas, Hardianto menyampaikan, Pelindo telah menyiagakan sedikitnya 32 unit mesin pompa air dengan kapasitas hingga 800 lt/detik yang tersebar di sejumlah titik-titik rawan banjir rob.
 
 
"Jika tidak ada tanggul yang jebol, sistem pompa ini sebenarnya mampu menangani hingga ketinggian pasang 130 cm," jelas Hardianto kepada wartawan di Semarang, Kamis (26/5/2022).
 
Pihaknya juga turut mendukung perbaikan tanggul milik PT Lamicitra yang jebol dengan menyiapkan sand bag untuk menutup sementara tanggul jebol di sisi luar pelabuhan, serta terus berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai setempat dan PT Lamicitra untuk teknis pemasangan tanggul sand bag tersebut.
 
 
“Langkah cepat harus kita lakukan agar dampak dari banjir rob ini tidak meluas salah satunya adalah dengan memperbaiki tanggul yang jebol. Kami berpacu dengan waktu untuk menanggulangi masalah ini,” ucap Hardianto.
 
Ia menambahkan, sejumlah upaya dalam penanganan dan pencegahan banjir rob di area Pelabuhan Tanjung Emas telah dilakukan pihaknya, mulai dari peninggian dan penguatan dermaga, Leveling Container Yard dan penambahan pompa air.
 
 
Sedangkan upaya jangka panjang,  Pelindo dalam mengantisipasi banjir rob kedepannya antara lain dengan membuat saluran-saluran air baru, melakukan peninggian jalan serta peninggian maupun penguatan area dermaga.
 
Pelindo Regional III Tanjung Emas telah menyiagakan sedikitnya 32 unit mesin pompa air hingga kapasitas 800 lt/detik, tersebar di sejumlah titik-titik rawan banjir rob (AG Sofyan)
 
Selain upaya penanganan banjir rob secara teknis, manajemen Pelindo juga berupaya untuk membantu warga sekitar yang terdampak banjir rob. 
 
 
Bertempat di Posko Kecamatan Semarang Utara, Pelindo Regional III Pelabuhan Tanjung Emas menyerahkan Bantuan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan secara simbolis pada Rabu, kemarin (25/4/2022). 
 
Posko Kecamatan Semarang Utara sudah menjadi posko penampungan bantuan sekaligus menjadi dapur umum untuk warga sekitar yang terdampak banjir rob.
 
Sekretaris Camat Semarang Utara, Margo Hariyadi menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi tinggi kepada Pelindo III atas empati dengan pergerakan aksi cepat tanggapnya dalam membantu warga sehingga beban warga tidak semakin berat.***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yang Lolos SBMPTN UNS, Ini Tahapan Selanjutnya

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:19 WIB

Presiden Jokowi Ulang Tahun, Ini Doa Gibran

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:32 WIB

DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

Senin, 20 Juni 2022 | 17:47 WIB
X