• Jumat, 12 Agustus 2022

Pengembangan Kompetensi ASN, Wajib Dilakukan Baik Individi Maupun Instansional

- Rabu, 25 Mei 2022 | 20:58 WIB
Rapat Kordinasi (Rakor) Kerja Sama Penyelenggaraan Pelatihan Kompetensi SDM bidang Ketenagakerjaan.
Rapat Kordinasi (Rakor) Kerja Sama Penyelenggaraan Pelatihan Kompetensi SDM bidang Ketenagakerjaan.

Sekjen Anwar berharap, pada rakor ini dapat menjadi akang diskusi. Bekerja sama untuk menemukan solusi-solusi yang tepat dan saling bersinergi. 

"Tentunya dalam suatu sistem yang terintegrasi," ujarnya. 

Dia mengemukakan, saatini Indonesia tengah menghadapi beberapa isu vital, serta tantangan global yang kompleks dan multidimensional. Untuk dapat mewujudkan birokrasi berkelas dunia dan berdaya saing dengan negara-negara lain. 

Untuk itu, Presiden menggagas visi Indonesia 2045, Indonesia yang berdaulat, maju, adil dan makmur. Sesuai arahan Presiden untuk mendukung visi itu, ASN harus mengubah cara kerja. 

Baca Juga: Rumah Resiliensi Indonesia, Wadah Untuk Saling Berbagi Pengetahuam Penanganan Bencana

Sehingga, dapat beradaptasi dengan lingkungan kerja baru. Pasca pandemi dan mewujudkan birokrasi kelas dunia. ASN sebagai aset utama organisasi, berfungsi sebagai penggerak dan penyelenggara tugas-tugas pemerintahan.  

Sebagai komponen kunci penggerak roda pemerintahan, kapasitas dan kompetensi ASN perlu dikembangkan   secara  berkelanjutan. Untuk mendukung kinerja institusi dan pencapaian target-target prioritas pembangunan. 

Peningkatan kapasitas dan kompetensi ASN yang berkelanjutan, tentu membutuhkan adanya perencanaan yang strategis, serta komprehensif.***

 

 

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

X