• Selasa, 28 Juni 2022

Isi Industri Pertambangan Sultra, Kemnaker Percayakan BPVP Kendari Siapkan SDM Kompeten 

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 20:27 WIB
Menaker Ida Fauziyah (tengah)
Menaker Ida Fauziyah (tengah)
 
SUARAKARYA.ID: Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari dapat menjadi kepanjangan tangan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dalam menyiapkan SDM kompeten sesuai dengan kebutuhan industri pertambangan di Sulawesi Tenggara (Sultra). 
 
Harapan itu disampaikan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, di sela kunjungan kerja ke Sulawesi Tenggara, saat menyempatkan diri mengunjungi  BPVP Kendari yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Pusat (UPTP) Kemnaker, Kamis (19/5/2022). 
 
"Mereka (ASN dan PPNPN BPVP Kendari) belum meninggalkan kantor. Meski jam pulang telah lama berlalu, untuk menyambut kunjungan saya di BPVP Kendari. Hal ini merupakan wujud cinta mereka terhadap Kemnaker," tutur Menaker, saat melihat puluhan ASN dan PPNPN BPVP Kendari menyambutnya. 
 
 
Pada kesempatan itu, dia memberikan apresiasi terhadap BPVP Kendari. Atas perannya mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, dalam menciptakan tenaga kerja terampil dan kompeten. Sehingga, diharapkan dapat menekan angka pengangguran di Sulawesi Tenggara.
 
"Penciptaan tenaga kerja terampil dan kompeten, meningkatkan produktivitas dan menekan angka pengangguran. Bukan hanya menjadi tugas BPVP Kendari saja, tetapi menjadi ikhtiar dan upaya bersama antara Kemnaker, Pemerintah Provinsi Sultra, Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sultra, dunia usaha dan dunia industri (DUDI), serta stakeholder lainnya," ungkapnya. 
 
Menaker juga memberikan semangat kepada puluhan ASN dan PPNPN, untuk terus meningkatkan kinerja dan produktivitas kerjanya. Sehingga, kehadiran BPVP Kendari sebagai UPTP Kemnaker RI dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sulawesi Tenggara.  
 
 
"Kita pasti bisa lebih baik lagi, dan untuk itu mari kita tingkatkan terus prestasi kerja kita, dengan penuh disiplin dan terus memberikan pelayanan prima kepada masyarkat," jelasnya.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

287 PMI Ke Jepang Melalui Program G to G 

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:20 WIB
X