• Jumat, 1 Juli 2022

Ganjar Pranowo Bangun Rumah Layak Huni Bagi Bonawi Dan Munawir

- Jumat, 13 Mei 2022 | 17:53 WIB
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

"Saya kerjanya kuli bangunan Pak. Tinggal di rumah ini sudah dua tahun. Sendirian," ujarnya kepada Ganjar.

Setelah melihat dua rumah tidak layak huni itu, Ganjar kemudian menyerahkan bantuan senilai masing-masing Rp 20 juta untuk merenovasi rumah. Baik Bonawi maupun Munawir mengaku sangat berterima kasih karena dengan bantuan tersebut keinginan untuk mendapatkan rumah layak huni bisa diraih.

"Sangat senang dengan bantuan ini, terima kasih," kata Bonawi dan Munawir.

Ganjar mengatakan kedatangannya ke Troso memang untuk menyerahkan bantuan dalam rangka mengentaskan kemiskinan di Jawa Tengah. Dikatakannya, dari data yang ada, di Desa Troso masih ada sekitar 20an keluarga yang rumahnya tidak layak huni. Ia berharap kepala desa bisa dengan cepat mendata dan menggunakan dana desa untuk menanggulangi kemiskinan di Troso. Alokasi dana dari kabupaten dan provinsi akan diberikan untuk mendukung program itu.

"Sebenarnya kalau ini kan bukan rumah tidak layak huni, tapi ini bukan rumah, maaf ya ini terlihat kaya kandang ternak. Makanya kalau ini 20 ini bisa kita dorong akan sangat bagus," katanya.

Target renovasi RTLH di Jawa Tengah pada tahun 2022 ini adalah 11.417 unit di 19 kabupaten/kota termasuk intervensi pengentasan kemiskinan ekstrem. Berdasarkan data hingga bulan April, capaian renovasi RTLH secara keseluruhan yang dilakukan Ganjar di tahun 2022 sudah mencapai 6.650 unit.

Sementara pada tahun 2021 capaian renovasi RTLH yang dibiayai dari APBD Provinsi Jawa Tengah mencapai 11.152 unit. Ganjar mengatakan, capaian tersebut belum termasuk renovasi RTLH yang juga dilakukan oleh Baznas, perusahaan negara maupun swasta serta filantropis.

Ganjar meminta keterlibatan dari perusahaan-perusahaan besar untuk ikut membantu warga melalui program CSR. Bantuan itu akan mendukung program Pemprov dan Baznas yang selama ini sudah berjalan.

"Perusahaan lewat CSR diharapkan bisa membantu, nanti ditambah dadi Pemprov dan Baznas maka akan lebih cepat tuntas. Jadi yang sudah masuk daftar APBD dan APBN bisa segera dieksekusi. Kalau untuk di lapangan seperti ini kami kerja sama dengan Baznas," jelasnya.

Ia menambahkan beberapa waktu lalu ada anak-anak mudah yang menawarkan untuk membantu mereka yang tidak bis berobat, sekolah, dan sebagainya. Kemudian Ganjar menawarkan apakah mau membantu rumah tidak layak huni. Respons mereka adalah ingin mengumpulkan dan siap bantu.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ezkia Barokah Abadi Antar Umroh Tanpa Ribet

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:29 WIB
X