• Kamis, 26 Mei 2022

Bareskrim Dan Polda Jatim Sita 122 Ton Minyak Goreng Kemasan Yang Akan Diekspor Secara Ilegal Ke Timor Leste

- Jumat, 13 Mei 2022 | 17:02 WIB
Pengungkapan kasus ekspor ilegal minyak goreng ke Timor Leste oleh Polda Jatim dan Bareskrim Polri  (Sprimti Polda Jatim )
Pengungkapan kasus ekspor ilegal minyak goreng ke Timor Leste oleh Polda Jatim dan Bareskrim Polri (Sprimti Polda Jatim )


SUARAKARYA.ID: Polres Tanjung Perak dengan dibantu jajaran Ditreskrimsus Polda Jawa Timur mengungkap kasus ekspor ilegal minyak goreng kemasan serta menetapkan dua orang tersangka inisial (R) 60 tahun dan (E) 44 tahun, yang diduga melakukan ekspor barang yang ditetapkan sebagai barang yang dilarang untuk diekspor dalam hal ini Minyak Goreng.

Hal ini terungkap dalam konferensi pers yang dilakukan di Depo Meratus Jalan Tambak Langon, Surabaya, pada Kamis (28/5/2022) oleh Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta bersama Bapak Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto dan Plt. Dirjen Daglu Kemendag RI Very Anggrijono, dan dihadiri juga oleh Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Whisnu Hermawan Februanto, Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Akbp Anton Elfrino Trisanto, SIK, Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jatim dan Koordinator Pidum Kejati Jatim.

Baca Juga: Polri Gagalkan 8 Kontainer Minyak Goreng Siap Ekspor Ke Timor Leste

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta saat menggelar konferensi pers menjelaskan terkait kronologis pengungkapan. Kemudian Komjen Pol Agus Andrianto Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri), menjelaskan, permasalahan pemenuhan kebutuhan minyak curah kepada masyarakat dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah mungkin sampai saat ini masih proses pemenuhan.

Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta dampingi Kabareskrim Komjen Agus Andrianto memberikan keterangan pers pasca pengungkapan kasus ekspor ilegal minyak goreng ke Timor Leste (Sprimti Polda Jatim )

"Di satu sisi pemerintah sudah memutuskan bahwa per/tanggal 28 April kemarin sudah diputuskan tidak ada ekspor produk CPO (crude palm oil) dan produk turunan lainnya seperti minyak curah," kata Komjen Pol Agus Andrianto, Kepala Badan Reserse Kriminal Polri (Kabareskrim Polri), saat menggelar press release di Surabaya.

Baca Juga: Kapolri Tekankan Terus Awasi Implementasi Kebijakan Larangan Ekspor Minyak Goreng Dan CPO

Tentunya keputusan ini harus dipatuhi oleh seluruh pelaku usaha di sektor perkebunan sawit atau produsen produksi CPO maupun produk lainnya.

"Larangan ini efektif berlaku mulai tanggal 28 April 2022 namun potensi yang mungkin terjadi adalah seperti saat ini. Salah satunya modus memanipulasi dokumen ekspor," tambahnya.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bank bjb Raih Apresiasi Editor Choice 2.0

Selasa, 24 Mei 2022 | 16:03 WIB

PLN Peduli Bantu UMKM Warung Ngopi PWI Depok

Selasa, 24 Mei 2022 | 00:30 WIB
X