• Rabu, 29 Juni 2022

EWG G20, Kemnaker Ajak Para Delegasi Kunjungi Salah Satu Sentra Usaha Kerajinan Di Jogja

- Kamis, 12 Mei 2022 | 15:56 WIB
Para delegasi EWG G20 kunjungi tempat usaha kerajinandi Jogja.
Para delegasi EWG G20 kunjungi tempat usaha kerajinandi Jogja.
 
SUARAKARYA.ID: Dalam rangkaian pertemuan kedua Kelompok Kerja Bidang Ketenagakerjan (The 2nd Employment Working Group/EWG Meeting) di DIY, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengajak para delegasi untuk melihat industri pengolahan kerajinan Dowa Bag and Factory, di Jalan Godean, Yogyakarta. 
 
Kepala Biro Kerja Sama Kemnaker, M Arif Hidayat, lewat siara pers Humas Kemnaker, kamis (12/5/2022) mengatakan, kunjungan ke industri pengolahan kerajinan ini merupakan bagian dari showcase dari Presidensi Indonesia pada para delegasi EWG.
 
Hal ini sesuai dengan dua isu prioritas, yang diusung Kemnaker di pertemuan kedua EWG. Yaitu Penciptaan Lapangan Kerja Berkelanjutan Menuju Dunia Kerja yang Berubah dan Adaptasi Perlindungan Tenaga Kerja untuk Perlindungan yang Lebih Efektif dan Peningkatan Ketahanan Bagi Seluruh Pekerja.
 
 
Selain itu, Arif Hidayat menyebutkan, DIY adalah salah satu provinsi di Indonesia, yang terkenal sebagai penghasil kerajinan tangan berkualitas, serta memiliki banyak Usaha Kecil, Mikro, dan Menengah (UMKM) yang dapat dijadikan contoh atau best practices.
 
“Di 2nd Employment Working Group Meeting yang diselenggarakan di Jogja ini, pada  10 hingga 12 Mei mengangkat dua isu prioritas," ujarnya. 
 
Job creation dan juga small-medium enterprises, serta labour protection. Di mana untuk Dowa ini sudah menerapkan jaminan sosial ketenagakerjaan. 
 
Dijemukakannya, salah satu daya tarik dari Dowa adalah produk yang dihasilkan melalui proses handmade. Meski begitu, dalam proses pembuatan tetap dilakukan proses quality control yang ketat. 
 
 
Hal ini, menurutnya, mendapat apresiasi dari para delegasi EWG. “Saya lihat para delegasi sangat tertarik dengan proses handmade ini dan ada pemeriksaan final, sehingga kualitasnya sangat terjaga dengan sempurna,” tuturnya. 
 
Melalui showcase ini, Arif menekankan, isu prioritas yang diusung oleh Presidensi Indonesia bukan omong kosong. Namun, Indonesia memiliki banyak contoh yang dapat dijadikan best practices bagi negara-negara lain.
 
“Juga Dowa ini memberdayakan penduduk di desa, khususnya perempuan dan ibu-ibu, untuk dapat menghasilkan produk handmade,” terangnya.***
 
 

Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

X