• Sabtu, 13 Agustus 2022

Sidak Pelayanan Arus Mudik, Forkopimda Jatim Pastikan Pos Pam Dan Pos Yan di Rest Area Berjalan Lancar

- Jumat, 29 April 2022 | 17:46 WIB
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meninjau pos pelayanan arus mudik (Humas Polda Jatim)
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa didampingi Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta meninjau pos pelayanan arus mudik (Humas Polda Jatim)

 

SUARAKARYA.ID: Forkopimda Jawa Timur melakukan pengecekan di Posko Pengamanan (Pos Pam), dan Posko Pelayanan (Pos Yan), yang berada di Rest Area KM 575 A Ngawi, pada Jumat (29/4/2022), guna melihat secara langsung kesiapan personel yang bertugas, serta sarana dan prasarana pendukung.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjend TNI Nurchahyanto, Pangkoarmada II Laksda TNI Iwan Isnurwanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan serta Kabinda Jatim Marsma TNI Rudy Iskandar, selain melakukan pengecekan arus mudik juga secara langsung melihat jalannya vaksinasi yang berlangsung di rest area tol Ngawi KM 575 A.

Di rest area ini terdapat fasilitas vaksinasi, bagi masyarakat yang belum melengkapi diri dengan vaksin dosis 3 atau booster dapat mendatangi gerai vaksin yang disediakan. Di rest area 575 A ini ada tim yang akan membantu menyiapkan berbagai layanan-layanan pada saat mudik dan balik lebaran.

"Jadi ada 15 orang di masing-masing sift dari Polres, kemudian 6 dari Kodim, 6 dari Dishub, 6 dari kesehatan dan 6 dari Satpol PP dan juga dari Senkom," jelasnya Gubernur Jatim.

"Ini menjadi bagian penting untuk membangun sinergitas dan kebersamaan kita semua. Kita ingin memastikan bahwa seluruh layanan masyarakat terkait dengan perjalanan mudik dan balik pada saat Lebaran Idulfitri 1443 Hijriah ini bisa berjalan dengan aman, sehat. Itu bahasa pak Kapolri, saya ingin menambahkan aman, sehat, lancar dan selamat," ujar Khofifah.

Lanjut Khofifah menjelaskan, di rest area ini kita juga menyaksikan ada pos untuk pelayanan vaksinasi. Ada yang vaksin dosis kedua, ada yang booster, sebagian besar sudah booster.

"Ini menjadi bagian penting untuk memberseiring bahwa saat mudik dan balik ini semua dalam keadaan sehat, dalam keadaan terlindungi, dan melindungi yang lain," paparnya.

"Jadi kalau dirinya sehat maka yang ada di lingkungan terdekatnya juga sehat, kalau dirinya terlindungi maka yang ada di lingkungan terdekatnya juga terlindungi," pungkasnya.

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X