• Selasa, 16 Agustus 2022

Sinergi Antara Baznas,  TNI Dan BNPP  Berdayakan Mustahik Di Perbatasan RI

- Kamis, 28 April 2022 | 21:57 WIB
Sinergi Baznas, TNI dan BNPB memberdayakan  mustahik di wilayah perbatasan wilayah RI.
Sinergi Baznas, TNI dan BNPB memberdayakan mustahik di wilayah perbatasan wilayah RI.





SUARAKARYA.ID: Bulan suci Ramadan yang penuh barokah dimanfaatkan untuk menebar berbagai kebaikan.

Sinergi  antara Badan Amil Zakat Nasional (Baznas),  Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) dalam memberdayakan mustahik di daerah perbatasan wilayah Indonesia.

Kolaborasi itu disepakati saat Ketua Baznas RI KH Noor Achmad, melakukan pertemuan dengan Jenderal TNI Andika Perkasa, di Jakarta, pada Rabu (27/4/2022).

Sinergi pemberdayaan mustahik menyasar di daerah perbatasan dan pesisir seperti di Kabupaten Aceh Besar, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Sambas, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Talawid, Kabupaten Belu, dan Jayapura.

Noor menegaskan bahwa aparat TNI selama ini telah menjadi garda terdepan dalam menjaga daerah-daerah tersebut. Oleh karena itu tidak salahnya kalau Baznas ingin ikut andil dengan program-program pemberdayaan masyarakat melalui dana zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.

"Alhamdulillah, upaya Baznas dalam menyejahterakan umat mendapat dukungan besar dari TNI dan BNPP.

"Melalui program-program pemberdayaan mustahik perbatasan, kami memiliki keyakinan dan tekad yang kuat untuk menjadikan 1.000 muzaki baru di 20 kecamatan prioritas di perbatasan yang mengalami kemiskinan ekstrem," katanya.

Noor melanjutkan, berbagai program akan digaungkan untuk mendukung transformasi mustahik menjadi muzaki di perbatasan, yakni di antaranya sektor ekonomi, kesehatan, pendidikan dan dakwah, sosial kemanusiaan, dan sinergi edukasi edukasi penghimpunan zakat melalui UPZ.

"Dari sektor ekonomi, program ini berfokus pada pemberdayaan ekonomi pedesaan dan UMKM berbasis ekonomi.

 Sementara itu, di sektor kesehatan turut digencarkan layanan kesehatan kuratif dan promotif kesehatan," kata Noor.

Kemudian, Noor menambahkan, program beasiswa perbatasan akan menjadi tulang punggung di kerja sama sektor pendidikan dan dakwah.

Pasalnya, pendidikan merupakan salah satu pendorong untuk membangkitkan ekonomi mustahik.

"Karena kami memiliki keyakinan, salah satu faktor kebangkitan mustahik menjadi muzaki adalah pendidikan. Pendidikan jadi kunci utama bagaimana mustahik bertransformasi menjadi muzaki, sehingga bisa mengubah perekonomian keluarga. Lalu juga di sektor sosial kemanusiaan, kerja sama ini menyasar pada penyediaan kebutuhan dasar rumah layak huni dan sumber air," ujarnya.

"Alhamdulillah, visi Baznas menyejahterakan umat mendapat dukungan penuh dari pihak TNI dan BNPP. Tentu Baznas tak bisa bergerak sendiri dalam melayani umat di seluruh penjuru negeri, dibutuhkan kerja sama dan sinergi dengan berbagai pihak. Kami yakin kerja sama ini akan memberi manfaat lebih kepada mereka yang membutuhkan," ucapnya.

Sebelumnya, Ketua Baznas RI KH Noor Achmad, , Wakil Ketua Baznas RI Mokhamad Mahdum, Pimpinan Baznas RI Kolonel Caj. (Purn) Nur Chamdani, Saidah Sakwan, melakukan pertemuan dengan Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Mahfud Md yang juga Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan.

Dalam pertemuan itu, Baznas mengungkapkan berbagai program yang digagas untuk membantu mustahik di perbatasan NKRI. Melalui ZIS yang bersumber dari masyarakat, bantuan yang disalurkan Baznas diharapkan dapat menyebar ke seluruh pelosok negeri, termasuk sekitar perbatasan atau daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar). ***

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Sumber: Baznas Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X