• Selasa, 27 September 2022

Kirab Lampu Ting Dan Nasi Tumpeng Warnai Malam Selikuran Di Keraton Surakarta

- Sabtu, 23 April 2022 | 09:09 WIB
Abdi dalem Keraton Surakarta mengikuti kirab malam selikuran dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung (Endang Kusumastuti)
Abdi dalem Keraton Surakarta mengikuti kirab malam selikuran dari Keraton Surakarta menuju Masjid Agung (Endang Kusumastuti)

Ketua Takmir Masjid Agung Surakarta, HM Muhtarom, menambahkan malam selikuran 

merupakan tradisi menyambut turunnya malam Lailatul Qadar.

"Sedangkan nasi tumpeng 1.000 sebagai wujud syukur dari keraton. Setelah didoakan dibagikan ke masyarakat,"  katanya.

Sedangkan lampu ting yang dibawa abdi dalem merupakan simbol cahaya bulan atau cahaya ampunan dari Allah. Sehingga diharapkan umat Islam bisa mendapatkan keutamaan di malam Lailatul Qadar di bulan Ramadan.

Baca Juga: Baznas Bersama Wapres Ma'ruf Amin Salurkan Bantuan Santripreneur Di Magelang

Malam selikuran dikembangkan sejak zaman Sultan Agung dan mengalami masa puncak pada zaman Raka Keraton Paku Buwono (PB) X.  Dahulu kirab malam selikuran dilakukan hingga ke taman Sriwedari tetapi sejak beberapa tahun lalu, kirab diperpendek hanya sampai di Masjid Agung. ***

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebulan Penuh Ada Pesta Diskon di Solo Great Sale Lho!

Minggu, 25 September 2022 | 19:05 WIB

Bupati Purwakarta Gugat Cerai Suaminya dan Profil

Kamis, 22 September 2022 | 05:42 WIB

Pemkot Bandung Tertibkan Sejumlah Reklame Ilegal

Rabu, 21 September 2022 | 16:16 WIB

bank bjb Jalin Kerja Sama dengan DPM Desa Jawa Barat

Selasa, 20 September 2022 | 19:31 WIB
X