• Sabtu, 13 Agustus 2022

Perbarui Daftar Negara, Indonesia Bisa Tempatkan Pekerja Migran Ke 65 Negara

- Selasa, 19 April 2022 | 20:00 WIB
 Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Suhartono.
Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Suhartono.
 
 
SUARAKARYA.ID: Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerbitkan aturan baru terkait negara yang dapat ditempati Pekerja Migran Indonesia (PMI) di masa adaptasi kebiasaan baru. Melalui aturan baru ini, Indonesia dapat menempatkan PMI ke 65 negara.
 
Dirjen Binapenta dan PKK Kemnaker Suhartono, lewat siara pers Biro Humas Kemnaker, Selasa (19/4/2022) mengatakan, pihaknya menerbitkan Keputusan Direktur Jenderal (Kepdirjen) Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Nomor 3/111/PK.02.01/IV/2022, yang mengatur daftar negara yang dapat ditempati PMI di masa adaptasi kebiasaan baru. 
 
"Keputusan ini diambil setelah Kemnaker memperhatikan masukan-masukan Perwakilan RI di negara penempatan dan beberapa pihak terkait. Di mana, kita dapat memastikan keselamatan dan pelindungan para PMI kita di masa adaptasi kebiasaan baru ini," terangnya. 
 
 
Dia menjelaskan, dalam Kepdirjen ini terdapat 65 negara, yang bisa ditempati PMI melalui berbagai skema penempatan. Dia pun minta perwakilan RI di 65 negara itu untuk segera berkoordinasi dengan otoritas setempat, guna memastikan ketersediaan informasi pasar kerja. 
 
"Untuk itu, Perwakilan RI di negara/otoritas tujuan PMI dapat melayani segala urusan administrasi terkait penempatan PMI," tuturnya. 
 
Dalam lampiran Kepdirjen juga disebutkan, penempatan dapat dilakukan melalui skema Private to Private (P to P) oleh Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), maupun melalui skema PMI perseorangan. 
 
"Selain itu, terdapat juga penempatan ke beberapa negara melalui skema G to G (Goverment to Goverment) yang dilakukan oleh BP2MI," jelasnya. 
 
 
Ke 65 negara yang dapat ditempati PMI di masa adaptasi kebiasaan baru meliputi, Albania, Afrika Selatan, Aljazair, Amerika Serikat, Azerbaijan, Belgia, Bosnia-Herzegovina, Brunei Darussalam, Bulgaria, Denmark, Djibouti, Ethiopia, Gabon, Ghana, Guyana, Hungaria, Hong Kong, Inggris, Irak, Italia, Jepang, Jerman, Kaledonia Baru, Kanada, Kenya, Kepulauan Solomon.
 
Kemudian, Arab Saudi, Korea Selatan, Kuwait, Lebanon, Liberia, Maladewa, Malaysia, Maroko, Mesir, Namibia, Nigeria, Norwegia, Panama, Papua New Guinea (PNG), Persatuan Emirat Arab (PEA), Polandia, Perancis, Qatar, Kongo, RRT, Malta, Rumania, Rusia, Rwanda, Serbia, Slowakia, Singapura, Somalia, Sri Lanka, Suriname, Taiwan, Tanzania, Thailand, Turki, Uganda, Uzbekistan, Yordania, Zambia,  Zimbabwe. ***
 

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X