• Minggu, 26 Juni 2022

Pansus LKPJ Soroti Kinerja Perparkiran Yang Dikelola Dishub

- Jumat, 15 April 2022 | 13:34 WIB
Pansus 1 (LKPJ) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan, BLUD Parkir, dan BLUD Angkutan, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Senin (11/4/2022). Tofan/Humpro DPRD Kota Bandung.
Pansus 1 (LKPJ) DPRD Kota Bandung menggelar rapat kerja bersama Dinas Perhubungan, BLUD Parkir, dan BLUD Angkutan, di Ruang Rapat Bamus DPRD Kota Bandung, Senin (11/4/2022). Tofan/Humpro DPRD Kota Bandung.

SUARAKARYA.ID: Sebagai salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil, Dinas Perhubungan dan BLUD Parkir serta angkutan harus memiliki strategi dan inovasi yang terencana dengan matang. sebbab, program perencanaan yang disusun sejak awal, kerap mengalami kendala dalam target realisasinya.

hal itu dkatakan Ketua Pansus 1, Ferry Cahyadi Rismafury, S.H., Jumat (15/4/2022).

"LKPJ ini akan menjadi penilaian kami, untuk menilai kinerja per OPD atau per dinas. Karena proses ini adalah ajang evaluasi, bahkan masukan buat wali kota, agar bisa mengevaluasi seluruh kepala OPD di lingkungan Pemkot Bandung," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta harus ada kesungguhan dan konsolidasi dalam mempersiapkan dan mengikuti rapat pembahasan LKPJ ini.

"Selain itu, upaya realisasi target OPD harus dipacu dengan percepatan yang harus dilakukan. Agar bukan hanya pencapaian realisasi target bisa tercapai, tapi juga kebermanfaatannya bisa dirasakan oleh masyarakat," ucapnya.

Baca Juga: Menko Airlangga Tegaskan, Musrenbang DKI Dan Program Pemerintah Pusat Bisa Kerek Pertumbuhan Ekonomi Nasional


Sementara itu, anggota Pansus 1, H. Rizal Khairul menyoroti perihal sosialisasi dan optimalisasi pemanfaatan terkait mesin parkir elektronik, yang sejauh ini tidak ada peningkatan, dan terus mengalami loss potensi.Padahal hal tersebut, menjadi salah satu hal yang masuk dalam rekomendasi LKPJ Tahun 2020.


"Sejauh ini, kami juga belum mendapatkan laporan terkait kendala apa yang sebenarnya terjadi dari upaya optimalisasi pemanfaatan mesin parkir elektronik ini. Bahkan, dari target yang tidak tercapai ini, berapa banyak mesin yang masih beroperasi dan berapa yang rusak, juga di mana saja titiknya, dan apa alasannya, ini yang belum terjawab hingga saat ini," ujarnya.


Anggota pansus lainnya, Drs. Heri Hermawan menuturkan, bahwa kendala tidak tercapai target dalam realisasi selama ini menurutnya bukan karena disebabkan kesalahan teknis, melainkan kesalahan strategis.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Yang Lolos SBMPTN UNS, Ini Tahapan Selanjutnya

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:19 WIB

Presiden Jokowi Ulang Tahun, Ini Doa Gibran

Selasa, 21 Juni 2022 | 18:32 WIB

DPRD Minta Pemkot Maksimalkan Manfaat CCTV

Senin, 20 Juni 2022 | 17:47 WIB
X