• Minggu, 3 Juli 2022

Pemerintah Dorong Negara ASEAN Perkuat Pengarustamaan Hak Penyandang Disabilitas

- Jumat, 1 April 2022 | 10:41 WIB
Dialog Hak Penyandang Disabilitas Regional Kelima Tingkat ASEAN.
Dialog Hak Penyandang Disabilitas Regional Kelima Tingkat ASEAN.
 
SUARAKARYA.ID: Indonesia bersama negara anggota ASEAN telah mengarusutamakan isu penyandang disabilitas, tingkat regional ASEAN dengan menetapkan ASEAN Enabling Masterplan 2025 "Pengarusutamaan Hak Penyandang Disabilitas". 
 
Pada momen Presidensi G20 Indonesia ini, pemerintah mengangkat isu pasar tenaga kerja inklusif dan afirmatif, yang Layak bagi penyandang disabilitas sebagai isu prioritas di sektor ketenagakerjaan.
 
"Ini dapat menjadi strategi bersama antara semua negara. Untuk melakukan upaya mempromosikan hak-hak penyandang disabilitas," tutur Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, saat menjadi pembicara pada Dialog Hak Penyandang Disabilitas Regional Kelima Tingkat ASEAN secara virtual, dari Jakarta, Kamis (31/3/2022).
 
Menaker mengatakan, menyadari akan hal itu, Kemnaker memperkuat pengarusutamaan hak penyandang disabilitas dengan mendorong Pemerintah, BUMN, BUMD, serta perusahaan swasta. Untuk mempekerjakan penyandang disabilitas serta memberikan penghargaan, kepada perusahaan swasta dan BUMN, yang mempekerjakan penyandang disabilitas
 
 
"Pemerintah juga terus membangun kerja sama dengan dunia usaha dan industri, serta masyarakat. Untuk menjamin partisipasi penuh dan perlindungan hak-hak penyandang disabilitas di dunia kerja," jelasnya. 
 
Dia mengemukakan, pemerintah terus berkomitmen memperbaiki kondisi penyandang disabilitas secara nasional, dengan melibatkan para pemangku kepentingan dan mitra sosial. Untuk berperan lebih besar dalam mengarusutamakan pemberdayaan penyandang disabilitas, melalui pengembangan program, serta memberikan akses lapangan kerja dan peluang wirausaha. 
 
Menaker menerangkan, Indonesia sebagai Ketua Forum Menteri Tenaga Kerja ASEAN periode 2020-2022, mendorong seluruh negara anggota ASEAN. Untuk berkolaborasi bahu membahu mendukung pekerja serta dunia usaha, agar dapat bangkit kembali dari krisis akibat Pandemi Covid-19 melalui platform kerangka pemulihan komprehensif ASEAN.
 
"Saya mendorong negara-negara anggota ASEAN untuk meningkatkan kerja sama membangun komunitas ASEAN. Agar dapat memberikan manfaat bagi rakyat dan inklusif, berkelanjutan, tangguh, serta dinamis," tuturnya.***
 
 
 

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Terkini

Ezkia Barokah Abadi Antar Umroh Tanpa Ribet

Kamis, 30 Juni 2022 | 16:29 WIB
X