Hingga Sabtu 8 Korban Tenggelam Di SBT Maluku Belum Ditemukan

- Minggu, 27 Maret 2022 | 16:07 WIB
Camat Teor SBT, Indah Adhayanti Korban Kecelakaan Laut Yang Selamat (Istimewa)
Camat Teor SBT, Indah Adhayanti Korban Kecelakaan Laut Yang Selamat (Istimewa)

SUARAKARYA.ID:  Hingga Sabtu (26/3/2022) Tim SAR belum menemukan 8 koban yang tenggelam bersama longboat yang ditumpanginya di Seram Bagian Timur (SBT) Rabu (23/3/2022) lalu. Tim pencarian ini terdiri dari Basarnas, TNI, Polri BPBD dan berbagai unsur yang terlibat untuk mencari korban.  

Kapolres Seram Bagian Timur, AKBP Andre Sukendar dihubungi wartawan  Minggu pagi mengaku hingga saat ini belum ada kabar terkait penemuan  8 korban tenggelamnya longboat di Perairan SBT, Rabu lalu tersebut.

Seperti diketahui 4 penumpang longboat tersebut berhasil diselamatkan masyarakat di kepulauan sekitar SBT. Dan masih ada 8 penumpang lainnya  belum ditemukan. Mereka adalah  Rinto, Ibrahim Kilwow dan Ismail Hatala  pegawai Inspektorat Kabupaten Seram Bagian Timur.

Lantas  pengemudi speedboat Jafar Rumahtiga, Saidah Keliobas, Samsia Rumodar dan  pegawai Bappeda Seram Bagian Timur Fajrin. Terakhir, seorang bocah berusia tiga tahun bernama Hairudin.

Baca Juga: Pasar Murah Digelar Disperindag Sultra Dan Distributor

Kapolres Andre mengatakan, tim SAR gabungan tidak menemui kendala cuaca buruk saat pencarian di hari ketiga. Operasi pencarian pun dilakukan tidak hanya di perairan tempat speedboat nahas tersebut tenggelam, tetapi diperluas hingga ke Perairan Maluku Tenggara.

“Untuk cuaca lebih bagus hari ini, jadi kalau kendala cuaca tidak terlalu seperti hari kemarin. Kita juga sudah menambah personel untuk operasi pencarian tapi masih nihil,” katanya seperti dilansir dari KOMPAS.com.

 Dikatakan, Armada juga tambah, ada RIB dari Tual juga diturunkan. Untuk  Sabtu, operasi pencarian dihentikan smeentara dan akan dilanjutkan  hari ini Minggu (27/3/2022), demikian Andre.

Baca Juga: Penembakan Terjadi Lagi Di Pulau Haruku Provinsi Maluku

Sehari sebelumnya, tim SAR gabungan juga mengerahkan sebuah pesawat milik Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDK) Kementerian Kelautan dan Perikanan dan sejumlah sejumlah kapal termasuk KRI Panama milik TNI AL untuk mencari para korban namun hasilnya tetap nihil.

Kepala Basarnas Ambon, Mustari mengaku pada operasi SAR hari ketiga, tim gabungan kembali mengerahkan sejumlah kapal untuk mencari para korban hilang.  Adapun armada yang dikerahkan yakni KN SAR Abimanyu milik Basarnas, RIB Pos SAR Banda, Kapal Patroli (KP) Paus milik PSDKP Tual, kapal Polairud, dan sebuah KRI milk TNI AL.

Sebelumnya, sebuah speedboat yang mengangkut 13 penumpang dilaporkan tenggelam saat sedang berlayar dari Teor menuju Kesui, Kecamatan Wakate, Seram Bagian Timur, Rabu (23/3/2022) sore. Insiden kecelakaan itu terjadi setelah speedboat tersebut dihantam gelombang tinggi dan cuaca buruk di perairan tersebut.

Baca Juga: Taman Nasional Manusela Dibuka Namun Menerapkan Protokol Kesehatan Yang Ketat

 Lima penumpang  yang  berhasil diselamatkan pada kecelakaan laut di  SBT tersebut  salah satunya adalah Camat  Teor,  Indah Adhayati Rumakway. Camat tersebut diselamatkan warga di sekitar pulau Bam dan pulau  Teor kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) Provinsi Maluku  Rabu (23/3/2022) sore. ***

Halaman:

Editor: Gungde Ariwangsa

Tags

Terkini

Kapolda NTB Buka Rakernis Biro SDM

Selasa, 21 Maret 2023 | 14:50 WIB
X