• Minggu, 14 Agustus 2022

PT Kilang Pertamina Internasional Kilang Kasim Kembali Lakukan Diskusi ProKlim Bersama Masyarakat Seget

- Senin, 7 Maret 2022 | 19:02 WIB
Dodi Yapsenang Sedang Memaparkan Materi Tentang Iklim (Istimewa)
Dodi Yapsenang Sedang Memaparkan Materi Tentang Iklim (Istimewa)




 SUARAKARYA.ID: Pertamina Internasional (PT KPI) Unit VII Kasim kembali mengajak masyarakat di Kampung Seget. Dan Kampung Wawenagu untuk berdiskusi dan berkoordinasi terkait kelanjutan. Serta kesiapan masyarakat. Terkait rangkaian kegiatan Program Kampung Iklim.

Kegiatan fokus diskusi ini sendiri merupakan kegiatan lanjutan dari proses sosialisasi Program Kampung Iklim oleh PT KPI ke enam kampung di Distrik Seget.

Kegiatan yang berlangsung selama dua jam ini dihadiri oleh masyarakat dari berbagai kalangan dan dibuka langsung oleh Bapak Lewi Aresi selaku perwakilan Pemerintah Distrik Seget. 

Baca Juga: Invasi Rusia Ke Ukraina Satelit Internet Di Eropa Diretas

Dalam sambutannya, Lewi memberi apresiasi kepada PT Pertamina Kilang Kasim. "Karena memiliki inisiatif dan komitmen untuk mendorong kecintaan masyarakat akan kelestarian lingkungan hidup," katanya.

Pemerintah Distrik sering menerima berbagai aduan dari masyarakat. Aduan-aduan tersebut berkaitan erat dengan lingkungan hidup.

Misalnya terkait kelangkaan air bersih, abrasi pantai, kekurangan pangan dan aduan lainnya yang berkaitan dengan lingkungan.

Baca Juga: BRI Dorong UMKM Papua Barat Bangkit Di Tahun 2022

"Oleh karena itu, menurut saya, luar biasa sekali kerja teman-teman dari Pertamina Kilang Kasim ini, dengan program ProKlim ini sudah cukup memberikan harapan akan kelangsungan lingkungan hidup kami di distrik seget," ungkap lewi.

Di tempat yang sama Dodi Yapsenang, selaku Area Manager Comm, Rel, CSR & Comp PT.KPI Unit VII Kasim. Menegaskan bahwa pihaknya tetap akan komitmen dan fokus mendorong Program Kampung Iklim tersebut.

“Kali ini koordinasinya kami fokuskan di kampung seget dan kampung wawenagu, berikutnya kami akan berkoordinasi ke tiga kampung yang belum seperti kampung klayas, malabam, dan kampung kasim," kata Dodi Yapsenang.

Baca Juga: Terkendala Cuaca Ekstrem, 8 Karyawan PT PTT Yang Ditembaki KKB Di Papua Belum Dievakuasi

Program kampung iklim ini merupakan satu program dari sekian program terkait lingkungan hidup dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berlingkup Nasional yang di kembangkan oleh KLH.

Tujuannya untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak. Dalam melaksanakan aksi lokal untuk meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi gas rumah kaca (GRK). Serta menumbuhkan kemandirian masyarakat dalam melaksanakan adaptasi perubahan iklim

Termasuk menjaga nilai-nilai kearifan tradisional atau lokal. Yang dapat mendukung upaya penanganan perubahan iklim. Serta pengendalian lingkungan dan masih banyak lagi. "Tujuan Proklim ini, intinya warga terutama masyarakat tradisional bisa beradaptasi terhadap perubahan iklim ini," ujar Dodi Yapsenang. ***
















Editor: Markon Piliang

Tags

Terkini

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna Raih Gelar Doktor

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:56 WIB

Pemkot Bandung Berkomitmen 'Rebranding' SMP PGRI

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:50 WIB

Perda RTRW Dinilai Sangat Bermanfaat Bagi Pembangunan

Kamis, 11 Agustus 2022 | 15:48 WIB

Kelola sampah, IPRO Siap Gandeng Pemerintah Daerah

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:42 WIB

Program Buruan SAE Dapat Pujian di Forum Urban 20

Rabu, 10 Agustus 2022 | 12:15 WIB
X