Polisi Akan Periksa Afiliator Diduga Terlibat Pada Kasus Binomo

- Rabu, 2 Maret 2022 | 21:03 WIB
Polri akan periksa afiliator lain yang diduga terlibat dalam kasus investasi Binomo yang merugikan masyarakat luas (AG. Sofyan)
Polri akan periksa afiliator lain yang diduga terlibat dalam kasus investasi Binomo yang merugikan masyarakat luas (AG. Sofyan)

SUARAKARYA.ID: Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memeriksa afiliator lain di kasus dugaan penipuan berkedok trading binary option. Pemeriksaan ini dilakukan oleh Direktorat Tindak Pidana Siber.
 
"Betul di domain di kita mungkin ada dua lagi, dari keterangan saksi ya. Saksi mengatakan ada dua," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Whisnu Hermawan kepada wartawan di Bareskrim Mabes Polri Jakarta, Selasa (1/3/2022).
 
Sementara itu, kuasa hukum korban Binomo, Finsensius Mendrofa mengatakan korban sangat berharap kasus ini bisa dituntaskan polisi termasuk para afiliator lain pun tetap harus diperiksa.
 
 
"Kami harap penyidikan tidak hanya berhenti kepada IK tapi juga kepada aplikasi Binomo dan afiliator lainnya termasuk binary option selain Binomo," kata Finsensius.
 
Ia menegaskan bahwa sosok affiliator tersebut sama dengan Indra Kenz yang merupakan influencer. Secara tersirat, Finsensius mengungkapkan setidaknya ada tiga inisial afiliator tersebut yakni DS, EL, dan PS dalam waktu dekat. Namun, ia enggan menyebutkan identitas lengkap para afiliator tersebut.
 
Diduga, afiliator berinisial DS tersebut adalah Doni Sasake yang juga turut mempromosikan binary option. Doni Sasake adalah afiliator Binomo yang secara masif mempromosikan trading Binomo.
 
 
Dengan lebih dari 129 ribu subscribers di akun YouTubenya, Doni Sasake gencar memberikan edukasi seputar binary option. Bahkan sampai berita ini diturunkan, beberapa video di akun Facebooknya, masih menayangkan tentang cara trading di Binomo.
 
Seperti halnya Doni Sasake, sosok Erwin Laisuman juga menjadi sorotan. Sebagai influencer, Erwin Laisuman diduga menjadi afiliator yang akan diperiksa polisi. Erwin Laisuman juga gencar mempromosikan binary option.
 
Erwin mengaku mempelajari teknikal analisis sampai akhirnya ia bisa membukukan profit. Dia menyadari bila terjun ke dunia trading itu berisiko tinggi, maka ia tak menyerah begitu saja. Selain itu, Erwin juga menjadi YouTuber dengan lebih dari 60 ribu subscriber. Melalui kanal YouTube-nya, yakni Laisuman, ia membagikan ilmunya mengenai dunia trading.
 
 
Sedangkan inisial PS, belum diketahui siapa sosoknya. Namun, yang jelas, Satgas Waspada Investasi (SWI) sudang meminta keterangan dari beberapa orang seperti Vincent Raditya dan Kenneth William.***

Editor: Gungde Ariwangsa

Sumber: Liputan lapangan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Disparbud Kota Bekasi Kembangkan Wisata Raftimg

Kamis, 2 Februari 2023 | 08:31 WIB

Diguyur Hujan Deras, Sembilan Ruas Jalan Tergenang

Rabu, 1 Februari 2023 | 20:59 WIB
X