• Senin, 27 Juni 2022

Dorong Pemulihan Sektor Pariwisata, Pemerintah Buka Travel Bubble Batam, Bintan - Singapura

- Rabu, 26 Januari 2022 | 14:47 WIB
Foto Ilustrasi: Airlangga dan Omicron (Kolase Kemenko Ekon dan Kemenkominfo.)
Foto Ilustrasi: Airlangga dan Omicron (Kolase Kemenko Ekon dan Kemenkominfo.)

Untuk selanjutnya, events yang akan diselenggarakan pada Februari 2022, akan dipersiapkan untuk digelar secara hybrid maupun luring. Ini akan diputuskan tergantung perkembangan kasus Covid-19.

Terus Dipantau

Airlangga menjelaskan pemerintah terus memantau dan mengevaluasi perkembangan Covid-19 di Indonesia. Vaksinasi terus diakselerasi untuk melindungi kesehatan masyarakat, khususnya Covid-19 varian Omicron yang menyebabkan adanya peningkatan kembali kasus Covid-19 secara nasional.

Pemerintah juga memperhatikan dan mendorong vaksinasi di provinsi-provinsi yang masih berada di bawah target 70% namun ada peningkatan capaian vaksinasinya.

Keempat provinsi tersebut adalah Provinsi Maluku Utara telah meningkat ke 68%, Provinsi Maluku di tingkat 66%, Provinsi Papua Barat mencapai 46%, dan Provinsi Papua (sekitar 26%).

Secara khusus Menko Airlangga menjelaskan soal perkembangan kasus Covid-19 di Luar Jawa-Bali, baik melalui local transmission maupun foreign trasmission, yang perlu diwaspadai. Termasuk, total kasus aktif di Indonesia.

Terkait angka reproduksi kasus aktif atau reproduction rate (Rt), Menko Airlangga menjelaskan bahwa dalam beberapa pekan terakhir ini Rt nasional mengalami sedikit kenaikan. Tercatat hanya di Jawa dan Sumatera yang tetap, sedangkan di pulau-pulau lain mengalami kenaikan. Terutama, di Bali dan Nusa Tenggara yang naik menjadi 1,01.  

“Dari situasi level PPKM, ada beberapa Kabupaten/Kota yang naik, namun ada juga yang turun, terutama terkait dengan testing dan tracing yang harus dilakukan. Kita akan evaluasi terus minggu ini dan per tanggal 31 Januari akan kita tetapkan perubahan level PPKM,” ujar Menko Ekon yang juga Koordinator PPKM luar Jawa-Bali ini.

Terkait perkembangan kasus Covid-19 di luar Jawa-Bali, kasus harian dan kasus aktif pun mulai sedikit meningkat. Dhus, pelaksanaan PPKM luar Jawa-Bali akan dievaluasi pada tanggal 31 Januari mendatang.

“Level PPKM kita akan evaluasi per tanggal 31 Januari. Dari evaluasi tentu kita akan melihat kesiapan dan juga terkait dengan testing dan tracing yang tentunya perlu dievaluasi setiap dua minggu,” ujar Menko Airlangga. ***

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Terkini

287 PMI Ke Jepang Melalui Program G to G 

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:20 WIB
X