• Jumat, 27 Mei 2022

Ketentuan Isolasi Mandiri bagi Pasien Omicron, Apa Saja Syaratnya?

- Jumat, 21 Januari 2022 | 16:24 WIB
Foto ilustrasi Isolasi Mandiri. (RSA Universitas Gadjah Mada.)
Foto ilustrasi Isolasi Mandiri. (RSA Universitas Gadjah Mada.)

 

JAKARTA: Pemerintah cq Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menerbitkan aturan terkait ketentuan mengenai isolasi bagi pasien Covid-19, khususnya untuk mereka yang terkonfirmasi kasus Omicron.

Katentuan tersebut dituangkan lewat Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529).

SE yang ditetapkan pada tanggal 17 Januari 2022 tersebut ditandatangani Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.

Dalam SE tersebut, ditegaskan Menkes Budi, pasien kasus probable dan konfirmasi varian Omicron baik yang bergejala ringan (simptomatik) maupun tidak bergejala (asimptomatik) harus melakukan isolasi. Termasuk, melakukan isolasi mandiri jika memenuhi syarat klinis dan syarat rumah.

“Gejala klinis untuk kasus konfirmasi Covid-19 varian Omicron pada prinsipnya sama dengan gejala klinis Covid-19 varian lainnya,” tulis dalam SE tersebut sebagaimana dikutip dari Humas Kemenkes.

Syarat klinis yang dimaksud adalah berusia di bawah 45 tahun, tidak memiliki komorbid, dapat mengakses telemedisin atau layanan kesehatan
lainnya; dan berkomitmen untuk tetap diisolasi sebelum diizinkan keluar.

Sedangkan syarat rumah dan peralatan pendukung lainnya, meliputi: dapat tinggal di kamar terpisah, lebih baik lagi jika lantai terpisah; ada kamar mandi di dalam rumah terpisah dengan penghuni rumah lainnya; dan dapat mengakses 
pulse oksimeter.

“Jika pasien tidak memenuhi syarat klinis dan syarat rumah, maka pasien harus melakukan isolasi di fasilitas isolasi terpusat. Selama isolasi, pasien harus dalam pengawasan puskesmas atau satgas setempat,” ujar Menkes Budi dalam SE-nya.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X