• Jumat, 27 Mei 2022

50 Tahun Teknik Industri - ITB, Airlangga: Transformasi Digital Topang Industri Kesehatan

- Jumat, 21 Januari 2022 | 11:12 WIB
Airlangga Hartarto. (Dok Kemenko Perekonomian.)
Airlangga Hartarto. (Dok Kemenko Perekonomian.)

 

JAKARTA: Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto menegaskan untuk meningkatkan daya saing Indonesia di sektor industri, pemerintah mendorong terjadinya transformasi berbasis digital untuk menopang perkembangan industri kesehatan.

Hal itu disampaikan Airlangga secara virtual pada acara Puncak 50 Tahun Dies Natalis Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung (ITB), Sabtu (15/1/2022) lalu, dikutip Suarakarya.id dari laman resmi Kemenko, Rabu (20/1/2022).

"Transformasi tersebut dapat berperan dalam memudahkan proses distribusi, penguatan jejaring kesehatan, mengefektifkan proses administrasi, dan mendukung performa yang lebih efektif serta efisien," ujar Menko Airlangga.

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan (Kemenkes), hingga tahun 2021, Indonesia memiliki 241 industri manufaktur farmasi, 17 industri bahan baku farmasi, 132 industri kesehatan tradisional, dan 18 industri produk ekstraksi alam.

Berbagai industri tersebut telah mengekspor produk farmasi dan alat kesehatan ke berbagai negara di dunia, antara lain Amerika Serikat (AS), Inggris, Vietnam, Belanda, Singapura, dan Korea Selatan.

Pemerintah pun aktif mendorong 'transformasi berbasis digital' di sektor industri kesehatan. Terutama, dalam upaya mengembangkan Teknologi Industri Kesehatan untuk mendukung kemandirian nasional ke depan.

Industri Kesehatan

Memang, salah satu yang menjadi fokus pengembangan pemerintah, menurut Airlangga, adalah industri sektor kesehatan. Industri kesehatan termasuk di dalamnya industri farmasi, merupakan salah satu sektor yang sangat diutamakan terutama dalam kondisi pandemi saat ini.

Halaman:

Editor: Pudja Rukmana

Tags

Terkini

X