• Kamis, 26 Mei 2022

Video Viral LSPN Desak Kejari Cikarang Tangkap Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim

- Kamis, 20 Januari 2022 | 23:53 WIB
Pengurus Wilayah Jawa Barat LSPN konfrensi pers terkait kasus dugaan KKN Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim, di Jakarta pada Rabu (19/1/2022). (FOTO: Tangkap layar/Kanal Youtube Avavpos)
Pengurus Wilayah Jawa Barat LSPN konfrensi pers terkait kasus dugaan KKN Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim, di Jakarta pada Rabu (19/1/2022). (FOTO: Tangkap layar/Kanal Youtube Avavpos)

BEKASI: Beredar video viral konfrensi pers Pengurus Wilayah Jawa Barat dari Lembaga Sosial Pemuda Nusantara terkait dugaan KKN Dirut PDAM Tirta Bhagasasi Usep Rahman Salim atau URS yang digelar di Jakarta pada Rabu (19/1/2022) kemarin.

Video viral itu diposting di Kanal YouTube Evavpos Channel. Di awal video itu, Ketua LSPN Lucki Mahendra Adi Yudhi membeberkan dugaan tindak pidana korupsi terkait proyek pengadaan water treatment plain (WTP). Mereka mendesak kepada Kejaksaan Negeri Cikarang untuk menangkap dan menahan URS.

"Kami minta Kejari untuk menangkap penahanan terhadap saudara URS. Karena dikhawatirkan melarikan diri dan atau  menghilangkan barang bukti. Mengingat jabatan dan kewenangan URS saat ini," kata Ketua LSPN dalam video itu.

Baca Juga: Usut Dugaan Korupsi Dirut PDAM TB, LSPN Deadline Kejari Cikarang 5 Kali 24 Jam

Kemudian, berdasarkan laporan masyarakat yang diterima oleh LSPN bahwasanya ada kecacatan demokrasi sehingga menimbulkan kerugian keuangan Pemkab Bekasi. Diantaranya, pengangkat URS untuk ketiga kali menjadi Dirut PDAM Tirta Bhagasasi tahun 2020.

Padahal, masa kerja URS sebagai Direktur PDAM Tirta Bhagasasi sudah berakhir atau pensiun. Namun Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja (saat itu) mengeluarkan SK pengangkatan tersebut.

"Disini kita diperlihatkan kecacatan yang menjadi preseden buruk bagi birokrasi Kabupaten Bekasi khususnya dan juga birokrasi di wilayah Jawa Barat".

Baca Juga: LSM MAPAN: KPK Bisa Kembangkan Kasus Korupsi Lelang Jabatan Ke BUMD Bekasi

"Kenapa? Karena ini baru pertama kali dalam sejarah birokrasi di Jawa Barat, melantik dan menugaskan kembali direktur utama dalam posisi masa pensiun," tandasnya.

Halaman:

Editor: Dharma HG

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X