• Kamis, 26 Mei 2022

Hujan Ekstrem Di Jakarta, Jajaran PemorovDKI Diminta Waspada

- Rabu, 19 Januari 2022 | 19:30 WIB
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD, anggota Komisi D DPRD DKI  Jakarta Judistira Hermawan (kiri) bersama Ketua DPD I Partai Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar. (Jakarta, Cuaca ekstrem, banjir Jakarta)
Wakil Ketua Fraksi Golkar DPRD, anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan (kiri) bersama Ketua DPD I Partai Golkar DKI Ahmed Zaki Iskandar. (Jakarta, Cuaca ekstrem, banjir Jakarta)




JAKARTA:Kalangan politisi  di Kebon Sirih, Jakarta Pusat meminta jajaran Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA), Satpol PP,  aparat Wali Kota, Kecamatan dan kelurahan, serta PJLP diminta waspada terhadap potensi hujan lebat di Jakarta dan wilayah sekitarnya  pada pekan depan.

 Anggota Fraksi Golkar di Komisi D ( Bidang Pembangunan) Judistira Hermawan mengatakan, seluruh aparat Pemprov DKI agar meningkatkan kewaspadaan dini dengan prediksi BMKG  bahwa intensitas hujan di Jakarta tinggi pada akhir pekan ini hingga minggu depan.

"Peringatan dini BMKG ini harus menjadi  acuan seluruh aparat Pemprov DKI untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi banjir besar. Jangan sampai menimbulkan kerugian masyarakat," kata Judistira kepada Suarakarya.Id, Rabu (19/1/2022).

Masyarakat yang tinggal di wilayah berpotensi banjir juga diminta siap siaga agar tidak menjadi korban.

 "Warga di bantaran kali harus memperhatikan earli warnning," ucap Wawan panggilan akrab Judistira.


Politisi PDIP, Agustina Hermanto atau akrab disapa Tina Toon mengunggah penambahan pompa mobile dari Dinas Sumber Daya Air DKI Jakarta.

Penambahan pompa mobile ini menjadi salah satu solusi meminimalisasi genangan di saat intensitas hujan yang melanda Jakarta meninggi atau cuaca ekstrim.

Dalam akun twitter pribadinya @tinatoon01, terlihat dua unit pompa mobile bertuliskan unit Alkal Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta dengan keterangan di Jalan Boulevard Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara.

Selain itu, Tina Toon juga terlihat mengapresiasi kecepatan respon tim Gubernur DKI Jakarta.

Terpisah, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam akun sosial medianya menyebutkan, Jakarta dilanda hujan ekstrem tapi bisa ditangani cepat.

“Kenapa? Atas izin Allah, kerja sistematis dan kerja cepat itu membuatkan hasil! Banjir di sejumlah wilayah Ibu Kota pada Selasa kemarin. Pada 18 Januari 2022 adalah akibat hujan dengan intensitas ekstrem yang terjadi,” kata Anies Baswedan.



Menurutnya, curah hujan yang terjadi Selasa (18/1/2022) kemarin, tercatat di Kemayoran mencapai 204 milimeter, di Teluk Gong 193 mm, di Pulomas 177 mm, dan Kelapa Gading 163 mm.

Dia menyebutkan, curah hujan di atas 150 mm adalah kondisi ekstrem.

“Kapasitas drainase di Jakarta berkisar antara 50-100 mm. Bila terjadi hujan di atas 100 mm per hari, pasti akan terjadi genangan banjir di Jakarta,” tuturnya.

Jika turun hujan ekstrem hingga terjadi banjir, ungkap Anies, maka prioritas Pemprov DKI  adalah memastikan warga aman dan tak ada korban jiwa.

Lalu memastikan semua usaha pemompaan dikerjakan agar banjir bisa surut dalam waktu maksimal enam jam setelah hujan berhenti. ***

Editor: Gungde Ariwangsa

Terkini

X