Mutilasi di Solo, Polisi Ungkap Pelaku adalah Rekan Kerja Korban

- Selasa, 30 Mei 2023 | 16:57 WIB
Kapolfa Jateng Irjen Ahmad Luthfi memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus mutilasi di Solo (Endang Kusumastuti)
Kapolfa Jateng Irjen Ahmad Luthfi memperlihatkan sejumlah barang bukti kasus mutilasi di Solo (Endang Kusumastuti)

 

SUARAKARYA.ID: Polisi ungkap pelaku pembunuhan Rohmadi alias Madun (51) warga Keprabon, Solo, Jawa Tengah, adalah rekan kerja korban di sebuah toko mebel. Pelaku yang diketahui bernama Suyono alias Yono alias Bang Yos warga Laweyan, Solo, melakukan pembunuhan pada Jumat (19/5/2023) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolda Jawa Tengah, Irjen Ahmad Luthfi saat konferensi pers di Mapolres Sukoharjo, Selasa (30/5/2023), mengatakan korban dibunuh di sebuah toko mebel di Desa Kwarasan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tersangka telah merencanakan pembunuhan tersebut. Karena dendam dan ingin memiliki harta korban.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Solo, Motifnya Dendam

"Ada motif asmara, pelaku sakit hati karena korban akan melamar pacar pelaku," jelas Kapolda.

Kapolda memaparkan kronologi aksi yang dilakukan Suyono tersebut. Pada tanggal 17 Mei 2023, pelaku mempersiapkan pipa besi berbentuk bulat dengan panjang 70  cm dengan diamater 5 cm, yang akan digunakan untuk membunuh korban.

Pada hari Kamis (18/5/2023), sekira pukul 07.30 WIB, pelaku rneminjam sepeda motor korban untuk mengambil plastik besar yang biasa digunakan untuk tempat pakaian loundry yang kemudian digunakan untuk membungkus mayat korban.

Baca Juga: Tiket FIFA Matchday Indonesia Versus Juara Piala Dunia Argentina Bisa Dibeli Mulai 5 Juni Cuma Lewat BRI

Pada hari Jumat (19/5/2023) sekira pukul 01.00 WIB pelaku menjalankan aksinya membunuh korban dengan cara memukul kepala korban menggunakan pipa besi yang telah disiapkan sebanyak 3 kali. 

"Setelah korban dipastikan tidak bernyawa, kemudian pelaku memutilasi tubuh korban meniadi 6 bagian menggunakan pisau sepaniang 30 cm untuk mernudahkan membuang mayat korban," jelas Kapokda.

Pakaian dan potongan tubuh korban kernudian dirnasukkan ke dalarn 4 kantong plastik yang sudah disiapkan untuk selanjutnya dibuang di tempat terpisah.

Baca Juga: Penyidik Kebut Pengusutan Tiga Kasus Korupsi, Ditelusuri Seberapa Jauh Aliran Dana BTS 4G Kemenkominfo

Menurut pengakuan pelaku, dirinya sebenarnya tidak berniat memotong tubuh korban. 

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X