SUARAKARYA.ID: Pemerintah Kota Surabaya meraih penghargaan Universal Health Coverage atau UHC Award, karena minimal 95 persen warganya telah menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).
Menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surabaya Hernina Agustin Arifin, penghargaan yang diserahkan secara simbolis oleh Wakil Presiden RI KH Maruf Amin ini merupakan buah sinergitas antara Pemkot Surabaya dan BPJS Kesehatan Cabang Surabaya untuk memberikan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
“Pemkot Surabaya merasa bertanggungjawab untuk memberikan penjaminan manfaat pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduknya. Guna mewujudkan jaminan manfaat layanan kesehatan bagi masyarakat ini kemudian oleh Pemkot Surabaya, dilakukan sinergi dan kerjasama dengan BPJS Kesehatan," ujarnya, Kamis (16/3/2023).
Baca Juga: Lirik Lagu Sanes 'Ngancani nanging ora iso duweni..' yang Dipopulerkan Guyon Waton feat Denny Caknan
Pihaknya berharap, seluruh penduduk Kota Surabaya, tidak lagi akan merasa kesulitan jika memerlukan pelayanan, khususnya terkait dengan pelayanan kesehatan. Saat ini, hampir seluruh warga masyarakat Kota Surabaya telah memiliki payung perlindungan untuk mengakses layanan di fasilitas kesehatan.
“Sejak April 2021, sebanyak 2.970.834 jiwa penduduk Kota Surabaya telah terdaftar sebagai peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Jumlah itu sudah mencapai 99.93% dari total jumlah penduduk 2.972.801 jiwa," kata dia lagi.
Sementara, penghargaan bergengsi UHC Award ini diserahkan Wapres yang didampingi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri, Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/KepalaBappenas, sertaKetua Dewan JaminanSosial Nasional.
UHC Award tahun 2023 ini diberikan kepada 22 Provinsi dan 334 Kabupaten Kota. “Alhamdulillah Pemkot Surabaya mendapatkan penghargaan UHC. Sejak pertama kali menjabat, memang yang kita pikirkan adalah kesejahteraan dan kesehatan masyarakat. Jadi bagaimana supaya mereka tidak memikirkan lagi masalah pengobatan," ujar Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.
Untuk mewujudkan UHC sekaligus memberikan jaminan layanan kesehatan bagi warganya, Pemkot Surabaya telah menyiapkan anggaran Rp480 milyar per tahun. Bersamaan dengan itu, warga Surabaya yang ingin berobat hanya perlu menunjukkan KTP saja.
“Jadi kalau warga yang sakit dan sudah mendapat KTP, cukup menggunakan KTP akan dilayani gratis. Saya berterima kasih kepada BPJS Kesehatan yang telah bersinergi dengan pemerintah telah memberikan yang terbaik buat masyarakat Surabaya,' ujarnya.***
Artikel Terkait
Cara Cetak Kartu BPJS Kesehatan secara Online Bisa Print Sendiri
Cara Mengecek BPJS Kesehatan Masih Aktif atau Tidak Melalui HP
Kunjungi RS Soewandhie Surabaya, Dirut BPJS Kesehatan Pastikan Pelayanan untuk Peserta JKN Sudah Lebih Baik