• Selasa, 26 September 2023

Anggota Dewan Ini Minta KRL Diintegrasikan dengan Modal yang Lain

- Minggu, 17 September 2023 | 07:54 WIB
Ketua Fraksi  Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta
Ketua Fraksi Partai Demokrat DPRD DKI Jakarta

 

SUARAKARYA.ID: Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono diminta mengintegrasikan Kereta Listrik (KRL) Commuter Line dengan moda transportasi lain.

Hal ini diyakini bisa menekan kemacetan di Jakarta karena KRL menjadi transportasi Andalan bagi warga Jakarta

“Integrasi dengan KRL Commuter Line penting dilakukan karena berdasarkan survei yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, sebanyak 83 persen warga komuter memilih KRL Commuter Line sebagai moda transportasi andalan untuk pergi dan pulang bekerja di Jakarta,” kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Desie Christina Sari. 

Baca Juga: Presiden Jokowi Imbau Masyarakat Gunakan LRT, MRT, KRL dan Transjakarta Hindarkan Macet dan Kurangi Polusi

Meski demikian, termasuk mengapresiasi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah memulai melakukan integrasi tarif dan layanan pada sejumlah transportasi umum.

Hal ini diyakini solusinya menjadi kemacetan di Jakarta karena warga akan lebih banyak menggunakan transportasi umum dalam mobilitasnya. 

Namun perlu kita sadari bahwa moda transportasi yang terintegrasi masih terbatas, yakni hanya antara bus TransJakarta dengan angkot atau mikrotrans. Integrasi yang dilakukan tersebut belum mencakup layanan KRL Commuter Line, katanya. 

Baca Juga: Penanganan Kemacetan Jakarta Menjadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta yang menilai KRL Commuter Line merupakan urat nadi transportasi yang mengalirkan kehidupan mereka ke wilayah Ibu Kota.

 Untuk itu, pihaknya mendorong Pemprov DKI Jakarta untuk membuat berbagai regulasi yang berorientasi pada kota layak huni dan Pengaturan Tata Ruang yang mengacu pada kota kompak (kota yang terintegrasi). 

“Di mana setiap sub daerah dikembangkan dengan basis meminimumkan kebutuhan transportasi. Bersama dengan Pemerintah Pusat untuk melakukan sinkronisasi Rencana Induk Transportasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan daerah-daerah penyangga Jakarta,” tuturnya.

Baca Juga: Tom Tom Sebut Kemacetan Jakarta Makin Parah, Kini Peringkat 29 Dunia

Bahkan, Pemprov DKI, kata dia, harus meminta dukungan Pemerintah Pusat untuk membangun infrastruktur transportasi massal di daerah-daerah penyangga yang terintegrasi dengan jaringan transportasi massal di Provinsi DKI Jakarta.

“Perlu dukungan Pemerintah Pusat untuk integrasi jaringan KRL Commuter dengan berbagai jaringan moda transportasi lainnya di wilayah Jakarta,” imbuhnya. 

Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengapresiasi usulan Fraksi Partai Demokrat dalam penanganan kemacetan di Jakarta. Heru mengaku akan lebih meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat untuk mengintegrasikan transportasi publik yang beroperasi di Jakarta***

Baca Juga: Penanganan Kemacetan Jakarta Menjadi Prioritas

Editor: Pudja Rukmana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X