• Sabtu, 1 Oktober 2022

Senandung Pilu Rosti Simanjuntak, Ibunda Brigadir Yoshua Hutabarat Alias Brigadir J

- Rabu, 10 Agustus 2022 | 13:11 WIB
Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, saat menangis histeris menangisi kepergian anaknya yang tragis
Rosti Simanjuntak, ibunda Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, saat menangis histeris menangisi kepergian anaknya yang tragis

 

 

SUARAKARYA.ID: Masih terngiang di telinga betapa memilukan dan menderaikan air mata tangis ibunda Brigadir Yoshua Hutabarat atau Brigadir J, Rosti boru Simanjuntak, ketika makam anaknya dibongkar lagi untuk diotopsi ulang. Hatinya sebagai ibu yang melahirkan dan membesarkan sampai menghantarkan anaknya sebagai polisi terkoyak-koyak sudah. Tangisnya histeris, memilukan dan menyedihkan.

Meski di sini saya hanya bisa terjemahkan ke Bahasa Indonesia - lebih menyentuh sanubari jika mendengarnya dalam Bahasa Batak - tetap saja mengundang pilu hati. "Anakku kubesarkan dan kusekolahkan kemudian kuberangkatkan kau ke Jakarta jalankan tugas negara tetapi dirimu pulang justru tidak bernyawa. Kalaulah bisa anakku, aku yang sudah tua inilah duluan meninggal, bukan dirimu, tetapi kenapa dan bagaimana sampai begini anakku dirimu  tewas disiksa dan dibedil," begitu sepenggal tangis atau andungnya ibu Rosti boru Simanjuntak.

Banyak lagi potongan-potongan andungnya yang sangat mengharukan dan menyayat hati yang mendengarnya. Tidak hanya marga Simanjuntak, Hutabarat atau orang Batak saja, tetapi juga orang Indonesia yang sudah susah payah membesarkan dan menyekolahkan anaknya hingga berhasil namun belum apa-apa sudah patahkan dan dihabisi riwayatnya  oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Baca Juga: Kasus Brigadir J, Jokowi: Ungkap Kebenaran Apa Adanya demi Kredibilitas Polri

Tiada guna lagi ditangiskan. Hanya harapan dan doa dipanjatkan agar Yoshua Hutabarat berada di samping Tuhan di surga.

Ketua Komunitas Civil Society Irma Hutabarat pun mengaku bisa memahami derita hati Rosti boru Simanjuntak atas tragedi taris dan menyedihkan yang menimpa Brigadir J. Yoshua Hutabarat selain jadi polisi, perangainya juga dikenal baik hati dan hendak menikah pula dengan boru Tulangnya atau "maen" atau ponakan Rosti ibundanya.

Bisa dibayangkan betapa kerasnya perjuangan Rosti menyekolahkan Yoshua. Rosti yang hanya guru honorer dengan honor Rp 450 ribu sebulan berjuang dengan segala daya dan upaya untuk membagi uangnya yang sedikit itu agar bisa menyekolahkan anaknya sampai menjadi polisi berpangkat Brigadir. Namun manusia berkehendak Tuhan yang menentukan. Setelah Yoshua menggapai cita-citanya, bakal naik pangkat lagi kemudian menikah segalanya yang indah dan manis seketika pupus bagai ditelan bumi. Semuanya direnggut, bahkan nyawanya disudahi secara sadis, kejam tanpa perikemanusiaan.

Halaman:

Editor: Markon Piliang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Siska Khair Menilai Laporannya ke LPSK Berbuah Manis

Kamis, 29 September 2022 | 12:27 WIB

Lirik Lagu Gugur Bunga - Ismail Marzuki

Kamis, 29 September 2022 | 08:59 WIB

Lirik Lagu Mantan Terindah Raisa

Rabu, 28 September 2022 | 21:06 WIB

Lirik Lagu Old Love Yuji feat Putri Dahlia

Rabu, 28 September 2022 | 20:40 WIB

Lirik Lagu Maya Muchsin Alatas

Rabu, 28 September 2022 | 16:48 WIB

Lirik Lagu Sholawat Yasir Lana

Rabu, 28 September 2022 | 16:19 WIB

Lirik Lagu Risalah Hati Dewa 19

Rabu, 28 September 2022 | 14:08 WIB

Lirik Lagu At My Worst Pink Sweats

Rabu, 28 September 2022 | 13:24 WIB

Lirik Lagu Naik Delman

Rabu, 28 September 2022 | 12:46 WIB

Lirik Lagu Ayah ku Kirimkan Doa Laoneis Band

Rabu, 28 September 2022 | 11:08 WIB

Lirik Lagu Anak Ayam

Rabu, 28 September 2022 | 10:08 WIB

Lirik Lagu Sabilulungan Lagu Sunda

Rabu, 28 September 2022 | 09:28 WIB

Lirik Lagu Bunga Pengantin Rita Sugiarto

Selasa, 27 September 2022 | 16:52 WIB

Lirik Lagu First Love Nikka Costa

Selasa, 27 September 2022 | 11:02 WIB

Chord Gitar dan Lirik Lagu Soleram, Lagu Asal Daerah Riau

Selasa, 27 September 2022 | 10:35 WIB
X