• Sabtu, 20 Agustus 2022

Agama Parmalim, Kepercayaan Spiritual Asli Batak

- Sabtu, 6 Agustus 2022 | 08:05 WIB
Agama Parmalim (Pexels @samara-hammer)
Agama Parmalim (Pexels @samara-hammer)

SUARAKARYA.ID Agama Parmalim, Ugamo Malim adalah sebuah kepercayaan kuno yang dianut masyarakat Batak di Indonesia, sangat jauh sebelum masuknya agama - agama yang telah disahkan oleh negara Republik Indonesia seperti saat ini. Para penganut kepercayaan ini disebut sebagai Parmalim. Ugamo Malim ini menganut kepercayaan pada satu Tuhan yang disebut sebagai Mulajadi Nabolon yang berarti Sang Awal Penjadi Yang Agung. Para penganut Ugamo Malim atau yang disebut sebagai Parmalim tersebar di wilayah Sumatera Utara, terutama di sekeliling Danau Toba, seperti Samosir, ,Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Dairi, Toba, Humbang Hasundutan, Simalungun dan Pak Pak Bharat.

Baca Juga: Lima DPC di DKI Jakarta Tolak Musda GM FKPPI, Penunjukkan Caretaker Langgar AD/ART

Ugamo Malim mengajarkan untuk selalu memelihara alam yang menjadi tumpuan hidup dan anugerah yang telah diberikan oleh Mulajadi Nabolon yang harus dijaga. Spiritualitas memelihara alam sekitar juga dipadukan dengan rasa berserah diri kepada Mulajadi Nabolon.

Dalam menjalankan kepercayaannya para Parmalim melakukan ritual - ritual upacara persembahan atau dikenal dengan istilah pelean. Untuk mempersiapkan perlengkapan ritual ini harus dilakukan dengan sangat teliti seseuai dengan tata laksana dan ketentuan yang disebut dengan patik.

Orang - orang yang senantiasa melakukan upacara ritual ini disebut dengan parugama atau parugamo. Parmalim sendiri berasal dari singkatan Parugamo Malim, yang berarti para penghayat kepercayaan Ugamo Malim.

Perkumpulan para Parmalim ini disebut sebagai punguan parmalim, yang dipimpin oleh ulu punguan di bale parsantian. Dalam menjalankan tugas dan fungsinya ulu punguan ini diberikan amanat oleh seorang ihutan malim dari Bale Pasogit Partonggoan, pusat peribadatan parmalim di Huta Tinggi, Laguboti , Toba.

Ugamo Malim sendiri diberikan nama oleh Sisingamangaraja XII, untuk menyelamatkan sistem religi asli Batak ini yang kala itu ia sebagai malim atau imam untuk masyarakat Batak.

Baca Juga: Genre Melayu Kembali Bersinar, Nagaswara Launching Artis-artis Musik Pop Melayu

Menurut hasil sensus BPS 2000 - 2005 penganut kepercayaan ini masih ada ribuan jiwa, namun pada sensus 2010 - 2015 jumlah penganut kepercayaan ini kian menipis hingga berkisar 300 jiwa saja.

Halaman:

Editor: Dimas Anugerah Wicaksono

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lirik Kupu Kupu Malam Di Aransemen Ulang Noah

Sabtu, 20 Agustus 2022 | 00:09 WIB

Lirik Lagu Darah Muda Rhoma Irama

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:50 WIB

Lirik Lagu Dangdut Menungu Rhoma Irama

Jumat, 19 Agustus 2022 | 22:22 WIB

Lirik Lagu Kerinduan Dari Rhoma Irama

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:44 WIB

Lirik dan Chord Gitar Lagu Ngamen 5 - Eny Sagita

Jumat, 19 Agustus 2022 | 21:09 WIB

Lirik Lagu Hal Hebat Govinda Dan Irfan Seventeen

Jumat, 19 Agustus 2022 | 19:06 WIB

Lirik Lagu Banyu Langit Didi Kempot

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:50 WIB

Lirik Lagu Kopi Dangdut Vita Alvia

Jumat, 19 Agustus 2022 | 16:21 WIB

Lirik Lagu Dermaga Biru Dicover Maulana Ardiansyah

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:59 WIB

Lirik Lagu Sezairi It's You

Jumat, 19 Agustus 2022 | 15:19 WIB

Lirik Lagu Kaleb J It's Only Me

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:57 WIB

Lirik Lagu Sisca Kohl Mari Kita Coba

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:33 WIB

Lirik Lagu Meghan Trainor Title

Jumat, 19 Agustus 2022 | 14:06 WIB

Lirik Lagu Sucat Pelat Boog Rot Tang Feat Vivi

Jumat, 19 Agustus 2022 | 13:37 WIB

Lirik Lagu Tiba Tiba Hilang Mawar De Jongh

Jumat, 19 Agustus 2022 | 11:09 WIB

Lirik Lagu Ben Sihombing Menghilang

Jumat, 19 Agustus 2022 | 10:32 WIB
X