• Selasa, 25 Januari 2022

Geliat Wisata

- Selasa, 30 November 2021 | 00:19 WIB

 

Oleh: Dr Edy Purwo Saputro, SE, MSi  

Pandemi yang meredup memberikan harapan terhadap geliat ekonomi bisnis, termasuk juga sektor pariwisata dan Indonesia sukses menggelar sport tourism bergengsi yaitu World Superbike di Mandalika, Lombok 19-21 November 2021.

Ajang ini merupakan  pendahuluan sebelum acara MotoGP di Mandalika pada Maret 2022. Jika dicermati,  sejatinya ada beberapa sport tourism yang menjanjikan dikemas dan dijual, termasuk misalnya MotoGP Mandalika dan Indonesia Triathlon Series. MotoGP termasuk baru dan pasti menjanjikan karena peminat dan penikmat acara MotoGP semakin meningkat tiap tahun. Oleh karena itu, beralasan jika semua daerah kini perlu memetakan potensi sport tourism yang lain sehingga harapan terhadap aspek kebangkitan kepariwisataan dan daya tariknya menjadi penting. Fakta lain daya tarik kepariwisataan berdampak sistemik dan mata rantainya panjang sehingga dapat berpengaruh terhadap penyerapan tenaga kerja, mereduksi pengangguran dan tentu dapat mengurangi kemiskinan. Efek berantai ini menjanjikan bagi daerah untuk melakukan pemetaan dan strategi promosi untuk memacu daya tarik kunjungan terkait kepariwisataan di semua daerah. Selain itu, alokasi dana desa dan eksistensi BUMDes juga diharapkan berpengaruh terhadap geliat kepariwisataan di daerah.

Belajar bijak dari sukses sport tourism Tour de Borobudur - TdB XXI tahun 2021 pada Sabtu 6 November 2021 yang dimulai di Benteng Vastenburg, Solo dengan dipimpin Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Walikota Solo Gibran Rakabuming dan Dirut Bank Jateng Syariah, Supriyanto menjadi acuan pengembangan sport tourism kedepan termasuk  Superbike dan MotoGP Mandalika. Di satu sisi, Jawa Tengah dan Lombok, NTB khususnya dan Indonesia pada  umumnya mempunyai potensi yang luar biasa di bidang sport tourism, meski di sisi lain masih ada tantangan terkait pengembangannya terutama mengacu eksplorasi eksistensi kebudayaan dan kepariwisataan di daerah. Hal ini tentu menjadi pertimbangan untuk pemetaan dan eksplorasi semua potensi yang ada di semua daerah sehingga masing-masing daerah mampu menjual daya tarik wisata di daerah tanpa mengesampingkan pentingnya sinergi daya tarik wisata antar daerah.

Argumen yang mendasari karena daya tarik wisata, termasuk sport tourism tentu tidak bisa terlepas dari daya tarik wisata di daerah lain, baik secara langsung atau tidak langsung. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi secara horizontal dan vertikal sehingga semua komponen yang terlibat dalam pengembangan kepariwisataan bisa selaras untuk memacu daya tarik, pemetaan dan juga strategi pemasaran kepariwisataan tersebut. Di sisi lain perlu juga dipertimbangkan  pengembangan sektor bisnis cinderamata dan juga kuliner karena keduanya adalah mata rantai dari sukses  kepariwisataan. Jadi, suksesnya TdB XXI 2021 menjadi acuan untuk pengembangan strategi pemasaran sport tourism di daerah lain, termasuk tentunya potensi dari MotoGP Mandalika dan yang lainnya.

Beberapa sport tourism yang telah sukses digelar di Indonesia misal Jogja International Heritage Walk, Asian Games, Tour de Singkarak, Borobudur Marathon, dll. Realita ini memberikan gambaran bahwa sport tourism di Indonesia sangat luar biasa dan sangat didukung dengan keindahan pesona alam dan budaya. Sejumlah tempat yang menjadi pendukung sport tourism misalnya Danau Toba, Borobudur, Kawah Ijen, Bali, dll. Hal ini secara tidak langsung menegaskan bahwa potensi besar dari sport tourism memang harus dimanfaatkan untuk bisa memacu kembali gairah kepariwisataan,  terutama bisa dikondisikan pasca pandemi dengan tetap memperhatikan aturan prokes. Oleh karena itu, sukses dari Superbike dan MotoGP Mandalika akan menambah prospek kegiatan sport tourism untuk memacu daya tarik  kepariwisataan nasional. ***

* Dr Edy Purwo Saputro, SE, MSi - Dosen Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Solo

Editor: Gungde Ariwangsa SH

Terkini

7.840 Orang Di Jakarta Positif Covid-19 Dirawat Di RS

Sabtu, 22 Januari 2022 | 21:10 WIB

Pihak RS UKI Hati-Hati Tanggapi Demo PKL

Rabu, 19 Januari 2022 | 10:43 WIB
X