Proyek Pengolahan Sampah Di Jakarta Gagal Lagi, Jakpro Didesak Denda Fortum

- Rabu, 30 Juni 2021 | 17:29 WIB
Proyek pengolahan sampah di Jakarta mengalami kendala lagi, PT Fortum asal Finlandia yang semula sanggup menggarap proyek tersebut ternyata gagal.
Proyek pengolahan sampah di Jakarta mengalami kendala lagi, PT Fortum asal Finlandia yang semula sanggup menggarap proyek tersebut ternyata gagal.

JAKARTA: Problem pengolahan sampah di Jakarta kian rumit. Sebab, perusahaan asal Finlandia, PT Fortum yang menggarap proyek Intermediate Treatment Facility (ITF) atau Fasilitas Pengelolaan Sampah Antara (FPSA) Sunter, Jakarta Utara diduga telah melakukan wanprestasi.

Hal itu dikatakan Direktur Eksekutif Jakarta Public Service (JPS), Syaiful Jihad. SJ, panggilan akrab Syaiful Jihad meminta PT Jakarta Propertindo memberikan denda terhadap perusahaan tersebut.

Pasalnya, Fortum menjual seluruh sahamnya di PT Jakarta Solusi Lestari (JSL), perusahaan patungan yang dibangun bersama PT Jakarta Propertindo dalam proyek ITF Sunter.

“Seharusnya mereka didenda dulu sesuai kontrak kerja sama yang telah ditandatangani sebelumnya. Ini bisa jadi wanprestasi Fortum karena tidak berhasil membangun ITF Sunter,” ujar SJ kepada wartawan, Rabu (30/6/2021).

SJ menilai, PT Fortum merupakan perusahaan abal-abal karena bertahan-tahun tak kunjung menuntaskan proyek ITF Sunter.

“Abal-abal itu. Dia tidak bertanggung-jawab menyelesaikan proyek ITF. Kalau perusahaan bener, kan ITF Sunter sekarang sudah berdiri,” katanya.

Lebih lanjut dia meminta, PT Jakarta Propertindo tidak gegabah dalam mencari mitra investor. Terlebih, ungkapnya, proyek ITF Sunter merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) yang telah diamanatkan Presiden Joko Widodo.

“Ke depan, kalau cari investor pengganti harus lebih hati-hati. khususnya yang memiliki finansial kuat,” tegasnya. Menurutnya, ITF Sunter merupakan fasilitas Waste to Energy yang menjadi salah satu Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Pemprov DKI. Dengan terbangunnya ITF Sunter, ucapnya, akan mereduksi volume sampah yang dibuang ke TPST Bantargebang, Bekasi hingga 30 persen.

Apalagi, lanjutnya, volume sampah di Jakarta saat ini mencapai kurang lebih 7400 ton perhari sedangkan daya tampung TPST Bantar Gebang semakin terbatas.

Halaman:

Editor: Dwi Putro Agus Asianto

Terkini

Info Cuaca dari BMKG, Jabodetabek Cerah Hari ini

Kamis, 26 Januari 2023 | 09:40 WIB
X