• Selasa, 9 Agustus 2022

Negeri Adat Pembela NKRI Di Kecamatan Taniwel Timur - Maluku, Termarjinalkan

- Selasa, 29 Juni 2021 | 23:48 WIB
 Yacob Nauly
Yacob Nauly

 

Oleh: Yacob Nauly

Sejarah  mencatat pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) berpuncak  tanggal 25 April 1950 di Ambon, sebagai wilayah pertahanannya. Sedangkan, pimpinan RMS  adalah Christian Robert Steven Soumokil .

Wilayah pertahanan RMS di Ambon akhirnya  diduduki  atau dikuasai Tentara Nasional Indonesia (TNI)  atas dukungan  masyarakat  setempat (Kota Ambon, Red) . Karena tak tahan,  CRS Soumokil bersama sejumlah pasukannya menyeberang ke pulau Seram untuk  membuat daerah pertahanan baru di sana.

Menurut  para pejuang  pembela NKRI daerah setempat, pasukan RMS mulai menguasai  pegunungan Seram barat dan Seram  bagian  utara. Seram Utara dipilih karena   logistik-nya  bisa  diperoleh secara  mudah dari warga pergunungan setempat.

Daerah itu,  tepatnya  berlokasi di kawasan  negeri-negeri  pegunungan Taniwel Timur, kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Provinsi Maluku.   

Setiap warga   Republik Indonesia mengaku pembela  tanah air. Namun, itu sedikit berbeda dengan  rasa cinta NKRI yang ditunjukkan oleh warga negeri-negeri adat pegunungan Taniwel  Timur. Karena cinta NKRI, mereka mau dan rela  meninggalkan  tanah kelahirannya untuk di-eksodus ke jazirah pesisir pantai kawasan Sukaraja  yang sangat asing bagi mereka,  tahun  1950-an.

 Bayangkan saja, warga yang domisili-nya  di daerah pegunungan  sejak  turun-temurun   dipaksa harus  beradaptasi dengan lingkungan baru di jazirah pesisir  Pantai Negeri Sukaraja. Warga pegunungan ini  eksodus ke kawasan baru yang jauh  puluhan bahkan  bisa ratusan kilo meter dari  kampung  dan tanah asal kelahirannya.

Masyarakat negeri-negeri adat tersebut memilih membela Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)  dengan mengungsi  atau eksodus agar TNI dengan leluasa menguasai  daerah pertahanan RMS. Sekaligus,  menghancurkan lumbung makanan  pihak musuh (RMS)  yang  bersumber dari warga negeri-negeri adat pegunungan  kini kecamatan  Taniwel Timur tersebut.

Halaman:

Editor: Yacob Nauly

Terkini

Digelar Lomba Kicau Burung Pra Piala Gubernur DKI

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 06:53 WIB

Diluncurkan Rumah Sehat Untuk Masyarakat Jakarta

Rabu, 3 Agustus 2022 | 14:14 WIB
X